UA-163642268-1

Seorang Petani Menggarap Sawah Disaat Hujan, Meninggal Dunia


ARYA-MEDIA, Ngawi – Warga Dusun Kerso, Desa Pacing, Kec. Padas, kab. Ngawi, digegerkan dengan penenemuan seorang laki-laki tergeletak di area persawahan dengan keadaan sudah tidak bernyawa, Minggu (24/3/2019).

Dari data yang dihimpun, Korban diketahui bernama SMN (65) warga Dusun Pucung, Desa Kasreman, Kec. Kasreman, Kab. Ngawi. Keberadaan korban di lokasi tersebut, sedang menggarap sawah miliknya yang berada di Dusun Kerso, Desa Pacing, Kecamatan Padas, Kab. Ngawi.

Bermula dari Rakimin (48) warga Dusun Kerso, Rt.4/Rw.3, Desa Pacing, hendak pergi ke ladang untuk menggarap sawah miliknya dalam menyambut masa tanam padi. Sesampainya dilokasi, sekira pukul 13.00 Wib, Sakimin melihat ada sesosok mayat tergeletak di pematang sawah, didekat sawah miliknya.

Baca Juga :  Jebakan Tikus Memakan Korban Jiwa, Polres Ngawi Tetapkan Tersangka Sebagai Tindak Pidana

“Waktu itu, saya mau pergi kesawah untuk melihat ladang saya. Sampai dilokasi, saya terkejut melihat orang tergeletak dipematang sawah,” kata Rakimin sebagai saksi (24/3).

Mengetahui hal itu, Rakimin memanggil Iswanto (30) untuk membantu mengangkat korban agar dipindahkan ke tempat yang teduh. Rakimin juga meminta bantuan warga untuk menolong korban agar dikeroki, namun korban SMN tidak dapat diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia. Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Padas untuk dilakukan olah TKP.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Fasum Pemkab Magetan Disemprot Cairan Disinfektan

Sebelumnya, korban diketahui sedang mencangkul disaat hujan datang. Setelah di guyur hujan, korban pun nekat tetap melanjutkan mencangkul, dan beberapa saat kemudian koban meninggal dunia.

Dari hasil olah TKP dan kondisi pada tubuh korban tidak ada ciri-ciri penganiayaan maupun kekerasan. Selain itu, pihak keluarga korban telah menerima kematian korban sebagai musibah, dan menolak untuk dilakukan otopsi.

Baca Juga :  Penipuan Dengan Modus Jual Beli Minyak Goreng, Pasutri Asal Magetan Dipenjara

“Memang benar, ada penemuan seorang mayat laki-laki, kemungkinan kematian korban lantaran masuk angin. Karena pihak keluarga sudah menerima kematian korban untuk jenasah langsung diserahkan untuk dimakamkan,” terang Kapolsek Padas AKP Pujianto. (ren)

 1,393 total views,  10 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!