UA-163642268-1

Setelah 9 Perangkat Desa, Inspektorat Magetan Panggil Kades Taji Untuk Pemeriksaan


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Setelah (9) Perangkat Desa Taji, Kecamatan Karas, diperiksa oleh Inspektorat Magetan Jawa Timur, hari ini Kepala Desa (Kades) Taji, Sigit Supriyadi, juga dipanggil oleh Tim Pemeriksaan Khusus sebagai pemeriksan lanjutan atas mencuatnya dugaan penyelewengan uang Negara yang ditudingkan pada salah satu oknum perangkat desa pada trahun 2019 lalu.

Inspektorat Magetan melakukan pemeriksaan baik kepada seluruh perangkat desa maupun fisik pembangunan yang ada di Desa Taji, hingga sampai pembuktian dokumen pemberkasan yang tertuang dalam APBDes tahun anggaran 2019-2020.

“Setelah 9 perangkat kami periksa beberapa hari kemarin, hari ini kita panggil Kades Taji dan Kasun Slawe untuk pemeriksaan lanjutan. Keduanya dipanggil dalam waktu yang berbeda atau tidak bersamaan,” kata Herman, selaku Ketua Tim Pemeriksaan Khusus Inspektorat Magetan, Senin (11/01/2021).

Baca Juga :  Selain Anak PUNK, 2 Perempuan Di Warem PPU Digelandang Satpol PP

Untuk mendalami kebenaran permaslahan, Tim Pemeriksaan Khusus Inspektorat Magetan, membutuhkan klarifikasi dari berbagai pihak dengan materi pemeriksaan berkelanjutan sesuai tupoksi dari beberapa sumber, seperti Perangkat Desa dan Kades Taji.

“Materi pemeriksaan masih sama dengan kesembilan perangkat, namun untuk kepala desa sedikit berbeda sesuai tupoksinya,” jelas Herman kepada awak media, Senin (11/01).

Baca Juga :  Double Drum Roller Lindas Jalan Desa Poncol Sepanjang 700 Meter

Sebagai informasi, setelah santer dalam pemberitaan, Inspektorat Kabupaten Magetan membentuk Tim Pemeriksaan Khusus untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di Desa Taji Kecamatan Karas. Mencuatnya kabar tersebut, setelah Kepala Dusun (Kasun) Slawe (TY), melakukan permintaan maaf kepada seluruh warganya atas perbuatan yang dilakukannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kasun tersebut juga telah mengembalikan uang sisa proyek senilai kurang lebih Rp 35 juta atas kesepakatan dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Taji. Bahkan sebagai sanksinya, Kasun Slawe juga harus membangun fasilitas umum senilai kurang lebih Rp 139 juta, dengan dalih atas permintaan dari warga sekitar. (Ren)

 2,937 total views,  2 views today

Baca Juga :  Temukan Sasaran Sosial, Program TMMD Upayakan Bak Penampungan Air


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!