Setelah Lama Mangkrak Direnovasi, Akhirnya Panti Pijat “Sumber Waras” Mulai Difungsikan


ARYA-MEDIA, Magetan – Mangkraknya bangunan panti pijat “Sumber Waras” yang berada di Jalan Timor Kelurahan Tawanganom Kecamatan/Kabupaten Magetan, akhirnya difungsikan. Bangunan dibawah naungan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan, telah ditempati para penyandang tuna netra yang berprofesi sebagai tukang pijat urut.

Dinsos Kabupaten Magetan, telah memfungsikan bangunan itu sejak Sabtu 29 Februari 2020 kemarin. Sebelumnya panti pijat tuna netra tersebut masih mangkarak, karena dalam proses renovasi gedung beberapa tahun lalu.

“Panti itu, sudah difungsikan mulai hari Sabtu kemarin. Sekarang sudah ditempati para penyandang tuna netra binaan Dinsos Magetan,” kata Yayuk Sri Rahayu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Senin (2/3/2020).

Yayuk Sri Rahayu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan.

Yayuk menjelaskan, Dinsos Magetan juga memanfaatkan pemberdayaan local dengan menempatkan pekerja untuk menjaga dan merawat kebersihan panti. “Penjaga warung yang berada disebelah panti, kita pasrahi untuk merawat gedung itu, sekaligus mengawasi para penghuni tuna netra,” terangnya.

Selain itu, karena tempat panti juga terbatas, pihaknya berharap kepada para penyandang tuna netra untuk segera mandiri, karena panti sebagai tempat penampungan sementara. “Karena tempatnya terbatas, saya juga menyampaikan kepada para netra untuk segera mandiri dan tidak mungkin selamanya akan berada di panti. Karena dimungkinkan ada tuna netra yang lain juga akan ditampaung disitu,” jelas Kepala Dinsos Magetan, kepada Arya Media, Senin (2/3).

Sementara itu, Suroso selaku pemilik warung yang bersebelahan dengan panti membenarkan bahwa, panti pijat tersebut sudah ditempati sebanyak lima (5) orang penyandang tuna netra yang bekerja sebagai tukang pijat. “Benar mas, panti sudah ditempati sejak hari Sabtu kemarin, dan kami ditugasi untuk menjaga dan merawat panti tersebut,” ujarnya.

Disisi lain, penghuni panti yang bernama Lasmi asal Parang Magetan, merasa senang dengan tempat barunya. Menurutnya, dengan adanya panti milik Pemkab Magetan bisa membuat pelanggan pijatnya merasa nyaman, sehingga akan berdampak pada penghasilan yang didapatnya.

“Alhamdulillah panti ini sudah bisa ditempati mas, ini bisa meningkatkan penghasilan kami, karena pengunjung atau pelanggan pijat akan merasa nyaman dengan tempat yang besar dan bersih,” ungkapnya. (Ren)      

 2,012 total views,  17 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!