Sinau Bareng Di LP Madiun : Cak Nun Dapat Hadiah Kaligrafi Sepanjang 1 Meter


Emha Ainun Najib (Cak Nun) Saat Menerima Kaligrafi Dari Napi Kasus Teroris Di Lapas Madiun.

ARYA-MEDIA, Madiun – Narapidana kasus terorisme yang ada di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas I Madiun, memberikan hadiah berupa kaligrafi sepanjang satu meter kepada budayawan yang juga tokoh muslim Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun.

Kaligrafi bewarna kuning emas itu diberikan napi teroris bernama Ibnu Khaldun saat Cak Nun berceramah di LP tersebut.

Ibnu Khaldun merupakan salah satu napi teroris yang menjalani hukuman di LP Kelas I Madiun. Ibnu Khaldun juga merupakan salah satu napi kreatif yang memiliki kemampuan untuk membuat kerajinan pembuatan kaligrafi. Selama ini Ibnu berkarya di dalam LP.

Baca Juga :  Kades Bogem Lantik 2 Perangkat Desa

Saat diberi hadiah itu, Cak Nun pun memeluk Ibnu Khaldun dengan erat. Cak Nun pun meminta salah satu tim Kiai Kanjeng untuk memfoto dirinya saat membawa kaligrafi tersebut.

Selain mendapatkan kaligrafi berisi bacaan sholawat, Cak Nun juga mendapat kejutan lain dari salah satu napi kasus pembunuhan, Heri. Napi yang mendapat hukuman seumur hidup itu memberikan hadiah berupa kerajinan tangan dari kayu. Ia mengaku membuat kerajinan itu sendiri.

Baca Juga :  Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Dialami Petani Tegal Siwalan

Heri mengaku sudah mengenal Cak Nun melalui video-video yang diberikan anaknya. “Saya senang sekali bisa bertemu dengan Cak Nun,” kata Heri.

Saat diminta untuk bercerita, Heri meminta kepada Cak Nun untuk mendoakan supaya ada perubahan aturan sehingga dirinya bisa diberi keringanan dan bisa bertemu dengan anak dan istrinya.

Dalam kesempatan itu, Cak Nun pun mencoba menguatkan hati para narapidana. Dengan penyampaian yang jenaka namun penuh isi, Cak Nun meminta kepada seluruh napi untuk menjalani kehidupan yang saat ini sedang dijalani.

Baca Juga :  Lupa Matikan Api Tungku, Rumah Milik Warga Ngawi Ludes Terbakar

“Harus menerima dengan rida. Jiwanya disetel berapa tahun sesuai hukumannya. Madep mantep. Jadikan penjara ini sebagai kawah candradimuka. Tempat untuk bertapa. Jadi orang yang bertapa di sini,” terang Cak Nun.

Selain diisi nasihat-nasihat, Cak Nun di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu juga mengajak seluruh napi untuk berselawat diiringi grup Kiai Kanjeng. (pra)

 718 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!