Sosialisasi CSR Bagi Perusahaan Plat Merah Dan Swasta Untuk Peduli Sesama


ARYA-MEDIA, Ngawi – Pemkab Ngawi dalam upaya menekan angka kemiskinan dari program bantuan langsung, pelatihan ketrampilan, sampai bursa informasi kerja sudah menjadi agenda rutin yang menyasar pada ekonomi lemah bagi masyarakat.

Dinas Sosial (Dinsos) mengadakan kegiatan Sosialisasi Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertempat di rumah makan Notosuman, Watualang, Ngawi. “Hari ini kita mengundang pelaku usaha baik dari perusahaan berplat merah maupun swasta yang selama ini telah turut berpartisipasi dalam kegiatan sosisal. Sekaligus untuk memberikan sosialisasi tentang pentingnya CSR”, terang Budi Priyanto Kepala Bidang Pemberdayaa Sosial Dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, Selasa (18/9/2018).

Baca Juga :  Jeritan Pedagang Kaki Lima Menghadapi Pandemi Covid-19

Hadir dalam acara perwakilan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Soeroto) Kabupaten Ngawi, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Bank Jatim Kantor cabang Kabupaten Ngawi dan prusahaan yang berada di area Kabupaten Ngawi.

“Memang dari yang hadir belum bisa mewakili dari keseluruhan undangan. Tapi kita berharap untuk keseluruhan yang hadir akan memahami bahwa mekanisme dari CSR ada regulasinya. ” Lanjut Budi.

Baca Juga :  Polemik Pupuk Subsidi : Sudah Kroscek Data, Petani Masih Ngotot Tempuh Jalur Hukum

Sementara, terkait jumlah nilai yang masuk dari dana CSR, Budi Priyanto belum bisa memastikan berapa besaran jumlahnya. “Jumlah berapa besar nilai dari dana CSR sampai saat ini kita belum bisa pastikan. Karena dari kegiatan untuk bidang tersebut banyak yang langsung memberikan ke masyarakat, maupun mewujudkan ke barang terutama untuk fasilitas umum (Fasum). Ini yang perlu kita sampaikan agar tepat sasaran sesuai dengan program pemerintah. Dan tentunya juga untuk menghindarai tumpang tindih sasaran”, ungkapnya.

Baca Juga :  Ratusan Liter Miras Dimusnahkan, Pelaku Dapat Sanksi Tipiring

“Intinya kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran dari para pemangku perusahaan berplat merah atau swasta, untuk peduli kepada sesama sesui mekanisme yang tercantum dalam regulasi CSR. Dan juga menertibkan pelaporan kegiatan yang masuk dalam kategori CSR sehingga besaran dana bisa dihitung sebagai pelaporan sekaligus jurnal perbandingan tiap tahunnya.” Pungkasnya. (rys/ops/redk)

 1,092 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!