Sosialisasi Rehabilitasi DAM Watusisik dan Prasarana Irigasi Bidang SDA PUPR Magetan


ARYA-MEDIA, Magetan – Sebagai upaya meningkatkan produktivitas pangan nasional guna mencapai ketahanan pangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Magetan, Bidang Sumber Daya Air (SDA), merencanakan pembangun Rehabilitasi DAM Watusisik dan Saluran Irigasi di Desa Ngunut Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan. Kamis (18/6/2020).

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kabupaten Magetan, Yuli K Iswahyudi, ST. MT., mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi rencana Rehabilitasi DAM dan Prasarana Irigasi Tahun 2020 di Desa Ngunut, sangat penting dilakukan. Karena usia sistem irigasi di beberapa wilayah di desa tersebut sudah berusia puluhan tahun, sehingga kinerja pelayanan airnya menjadi berkurang.

“Rencana pelaksanaannya dengan cara pengadaan langsung melalui LPSE Magetan yang akan dilakukan awal Juli mendatang. Untuk pagu anggaran sebesar Rp. 200 juta, yang berasal dari DAU APBD tahun 2020,” kata Yuli K Iswahyudi, Kabid SDA, Dinas PUPR Kabupaten Magetan, Kamis (18/6).

Dijelaskan Yuli, rehabilitasi DAM Watusisik dan saluran irigasi skunder di Desa Ngunut tersebut, dapat mengairi area persawahan sebanya 133 hektar, yang terbagi dalam 4 desa di Kecamatan Kawedanan. Yakni Desa Ngunut 3 hektar, Desa Pojok 21 hektar, Desa Sukowidi 56 hektar, dan Desa Semen sebanyak 53 hektar lahan pertanian.

“Karena saat ini masa pandemi Covid-19, maka dalam pelaksanaannya nanti harus tetap menjaga kualitas pekerjaan dengan menerapkan protokol kesehatan. Yaitu dengan menjaga jarak fisik, menggunakan masker, hindari kerumunan, serta menjaga kebersihan dan kesehatan agar terhindar dari penularan Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ngunut, Joko Santoso mengungkapkan bahwa, rencana Dinas PUPR Kabupaten Magetan akan melakukan Rehabilitasi DAM Watusisik dan Prasarana Irigasi tahun 2020, sangat dinati-nanti warga masyarakat khususnya para petani. Selain dapat meningkatkan kelancaran aliran air irigasi, juga dapat meningkatkan kebutuhan air bagi para petani yang ada di Kecamatan Kawedanan.

“Alhamdulillah, bulan depan pembangunan sudah dapat dimulai dan segera terwujud. Sehingga, petani di Desa Ngunut dan masyarakat sekitar Kecamatan Kawedanan dapat mengoptimalkan aliran air tersebut untuk bercocok tanam padi. Karena masa panen hanya bekisar 2 minggu lagi,” pungkasnya. (Ren)

 238 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!