Tahun 2018 Desa Cantel Prioritaskan Infrastruktur Dengan Unsur Padat Karya


ARYA MEDIA, Ngawi – Program Pemereintahan era Jokowi dengan menggalakkan infrastruktur Desa menjadi prioritas Pemdes dalam mewujudkan Desa maju dengan mengacu pada unsur Padat Karya.

“Kerja Dan Kerja”, adalah slogan Pemerintah Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, dalam memotifasi semua unsur pemerintahan Desa, untuk ikut andil melibatkan masyarakat secara aktif dengan mewujudkan program prioritas Desa Cantel 2018 khusunya dibidang Infrastruktur.

“Tidak ada kasta dalam pembangunan infrastruktur Desa Cantel, semuanya harus semaksimal mungkin untuk bisa terlibat dalam kegiatan infrastruktur, tidak terkecuali. Saya terus terlibat dalam kegiatan pembangunan dengan harapan infrastruktur yang telah kita rencanakan bisa sesuai harapan bahkan lebih”, Kata Suparlan selaku Kades Cantel, Kamis (19/04/2018).

Baca Juga :  Dialog Publik Kementrian Kominfo Sebagai Literasi Informasi Kepada Masyarakat

Tahun 2018 Desa Cantel memprioritaskan kegiatan infrastruktur pavingisasi 2 titik, yaitu dusun Ngrowo dan Dusun Cantel, Tanggul Penahan Tanah (TPT) sebanyak 1 titik, dan Pembangunan Tempat Pendidikan Agama Desa “Al-Barokah”. Semua itu rencananya menggunakan sumber anggaran DD 2018 dengan total anggaran Rp 667 juta. Untuk infrastruktur yang bersumber dari ADD Tahun 2018 senilai Rp 50 juta, telah di rencanakan sebagai alokasi menyelesaikan pagar Desa Cantel melanjutkan ADD Tahun 2017.

“ Untuk kegiatan Pavingisasi Dusun Ngrowo 200 meter sudah rampung 100 % dengan anggaran Rp 133 juta. Sedangkan pavingisasi Dusun Cantel dengan panjang 350 meter anggaran 235 juta masih dalam tahap pengerjaan. kita sengaja kebut infrastruktur tanpa menunggu pencairan anggaran dari pemerintah, tapi semata-mata Desa kawatir dengan tenaga kerja masyarakat sini, yang notabene Petani dan buruh perkebunan tebu. Karena disaat musim tanam/panen susah untuk mencari tenaga kerja, sedang aturan DD –ADD di haruskan ada unsur padat karya dengan alokasi prosentase anggaran yang sudah jelas 30% dari pagu anggaran infrastruktur”, terang sang Kades.

Baca Juga :  Dengan Iming-Iming Bisa Kaya, Dukun Palsu Bunuh Korbannya

Yasmiatun, TPK Desa Cantel menambahkan, “Sebenarnya sebagai TPK merasa pusing mas, karena saya dan Kepala Desa harus bisa menutup anggaran dulu. Untuk kebutuhan material mudah karena bisa dibayar di belakang, yang jadi soal tenaga kerja….!!! Khan tidak bisa di bayar di belakang, namun alhamdullillah semua bisa berjalan. Sedangkan untuk TPT cantel – pandean panjang 530 meter, ketingian rata-rata 1,5 meter, dana 234 juta, hari ini rencananya mau opnam pekerjaan, karena sudah 90% selesai. Sementara untuk pembangunan TPA Desa Cantel, 5 m x 8 m dengan besaran anggaran Rp 65 juta”, pungkasnya. ( BB/ops/redk)

 2,296 total views,  6 views today

Baca Juga :  Pembangunan Alun Alun Magetan 2019, Sediakan Toilet Umum Dan Gedung Informasi


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!