Tanggap Darurat, Pemkab Madiun Lakukan Simulasi Penanggulangan Bencana


ARYA-MEDIA, Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar Upacara Kesiapsiagaan dan simulasi penanggulangan tanggap darurat bencana, di Kantor Camat Balerejo sekaligus sebagai Posko Terpadu Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Madiun. Rabu (07/01/2020).

Dalam acara tersebut, hadir sebagai pemimpin apel adalah Bupati Madiun H. Ahmad Dawami, didampingi Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono dan Dandim 0803/Madiun, Letkol CZI Nur Alam Sucipto.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan apel kesiapsiagaan dan simulasi penanggulangan bencana ini untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, selain untuk mengasah kesigapan personil siaga bencana.

“Apel kesiapsiagaan ini tetap kita laksanakan. Karena pada prinsipnya, ada atau tidak bencana, kita harus siap. Kita bisa bayangkan kalau tiba-tiba bencana datang dan kita tidak siap, pasti kita akan kualahan,” ujar Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami, Rabu (08/01).

Setelah memimpin apel, Bupati bersama rombongan menuju pintu 12 di Desa Gelonggongan, sebagai tempat simulasi penanggulangan bencana. Didampingi Kapolres dan Dandim, Bupati Madiun menaiki belalai eksafator untuk mengecek ada tidaknya sampah di terowongan air yang merupakan simpul pertemuan tiga sungai Jeroan, Piring dan Sono.

Simulasi penyelamatan korban tenggelam dan evakuasi korban banjir, dilakukan oleh petugas BPBD dibantu tiga pilar, Babinsa, Babinkamtibmas dan Desa dengan menggunakan perahu karet. Penyelamatan korban menuju posko kesehatan menggunakan tandu, dilakukan tim penyelamat untuk mendapat pertolongan pertama. Meskipun hanya sekadar simulasi, kegiatan ini juga menarik perhatian warga untuk menyaksikannya.

Disela-sela simulasi, Bupati Ahmad Dawami menegaskan, kedepannya keterpaduan antar pihak terkait akan ditingkatkan dengan metitik beratkan pada kesadaran masyarakat dan penanganan paska bencana. Mengenai penggunaan ADD (Anggaran Dana Desa), dirinya mengaku sejak 2018 telah mengambil kebijakan agar desa terdampak bencana menggunakan ADD untuk membantu korban.

“Korban kita selamatkan, itu utamanya. Kita juga akan benahi aliran sungai-sungai kecil agar air tidak mengumpul ke sungai besar,” jelas Bupati Dawami.

Usai acara, apel kesiapsiagaan dan simulasi penanggulangan bencana serta latihan penyelamatan korban bencana, ditutup dengan penyerahan bantuan kepada korban bencana. Pun berjalan lancar dan sukses. (Inung)

 390 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!