Temu Relawan Penanggulangan Bencana BPBD Ngawi


ARYA-MEDIA, Ngawi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi, menggelar temu relawan penanggulangan bencana, di halaman kantor BPBD kabupaten Ngawi, jalan Basuki Racmad No 1, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Sabtu (30/11/2019).

Temu relawan penanggulangan bencana tersebut, dihadiri Basarnas Pos SAR Trenggalek, Kepala Pelaksana BPBD Ngawi beserta staf, yang diikuti 11 unsur relawan yang ada di Kabupaten Ngawi.

Kepala Pelaksana BPBD Ngawi,Prila Yuda Putra melaporkan tujuan diadakan temu relawan penanggulangan bencana adalah untuk memantapkan koordinasi dalam menghadapi kondisi cuaca dan iklim yang berkembang di musim penghujan ini.

Prilla Yuda Putra, Kepala BPBD Kabupaten Ngawi.

Diketahui bahwa, Kabupaten Ngawi merupakan salah satu daerah rawan bencana banjir, angin puting beliung, dan kekeringan saat kemarau. “Saat ini, musim kemarau akan berakhir. Maka, antisipasi dan kewaspadaan terhadap ancaman bencana di musim penghujan ini perlu dilakukan. Hal itu penting sebagai upaya pengurangan risiko bencana,” terang Yuda, (30/11).

Menurut Yuda, menghadapi bencana ada tiga pilar yang terlibat yaitu, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat termasuk relawan. Peran relawan pun sangat penting dalam mewujudkan Ngawi yang tangguh dalam menghadapi bencana.

“Saat ini, sudah ada 29 desa yang pinjam/pakai prahu Satu paket wilayah yang rawan banjir. Meliputi 6 kecamatan yaitu, Karangjati, Pangkur, Padas, Ngawi kota, dan Geneng, sesuai acuan tahun 2019,” jelasnya.

Diberitahukan bahwa, dalam temu relawan penanggulangan bencana se-Kabupaten Ngawi tersebut, BPBD ngawi menghadirkan narasumber langsung dari bagian Koordinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Trenggalek, Brian Gautama. (Endik)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *