Teror Lebah Terus Menghantui Warga Ngawi


ARYA-MEDIA, Ngawi – Sebuah sarang lebah mematikan sedang memburu masyarakat Kabupaten Ngawi. Belum satu hari kemarin, warga dari Desa/Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, sudah mengabari ke taem BPBD Ngawi. Keberadaan sarang tawon tersebut, berada di atap samping rumah dengan diameter kurang lebih 40 cm, yang membuat resah dan rasa tidak aman bagi warga, Sabtu (7/9/2019).

Petugas BPBD turun langsung bersama SAR Ranger dan Rapi, mengevakuasi sarang lebah jenis Vispa Affinis di rumah Binti Robiah, warga Dusun Ngudi, RT.03/RW.01, Desa/Kecamatan Jogorogo, Ngawi.

“Proses evakuasi dilakukan seorang petugas sar rangger yang pawang masalah tawon mematikan ini dengan menggunakan baju khusus anti sengatan lebah. Dengan berhati-hati, petugas naik tangga dan dibantu cairan yang disemprotkan biar tawon tidak mengamuk,secara hati-hati petugas yang berpakaian khsusus mengambil sarang lebah yang menempel di atap samping rumah warga Setelah diambil, sarang tersebut dimasukkan ke karung dan diamankan oleh betugas,” kata Lilik, Petugas BPBD Kabupaten Ngawi, (7/9).

Lilik menjelaskan, evakuasi sarang lebah dilakukan sebagai tanggapan atas keluhan masyarakat yang merasa terancam dan membahayakan dengan keberadaan sarang tersebut. Sebab, lebah jenis Affinis jika menyengat bisa menyebabkan demam hingga muntah-muntah dan vatal, dan bisa mengakibatkan kematian. “Lebah jenis Vispa Affinis ini jika menyengat tubuh manusia bisa mengakibatkan nyeri, demam dan muntah-muntah. Kita mengevakuasi menggunakan kostum anti sengatan dari seragam khusus dari PMK ngawi,” terangnya kepada Arya Media dilolakasi.

Sementara, menurut binti, keberadaan sarang lebah tersebut diketahui sejak satu bulan yang lalu. Perkembangannya cukup cepat. Ia khawatir sarang yang dihuni sekawanan lebah tersebut menyengat warga. Sehingga dirinya melapor ke BPBD Ngawi untuk dilakukan evakuasi.

“Di sini belum ada satu bulan sarang lebah itu sudah besar di atas atap rumah saya. Karena membahayakan warga dan populasi lebah yang terus meningkat untuk memebuat koloni/rumah dan bawahnya, sehingga keberadaannya sangat menggangu warga sekitar. Meski belum ada warga yang tersengat tetapi saya Khawatir nanti ada yang kena serangan lebah,” jelas warga setempat, (7/9).

Sebagai informasi, BPBD Ngawi terus mengimbau masyarakat yang mempunyai keluhan yang sama untuk melapor ke Pusdal Ops BPBD Ngawi, di Jl Basuki Racmad No.1 Kabupaten Ngawi, atau dengan menghubungi (0351-747671). Untuk segera ditindaklanjuti dan dilakukan evakuasi. (endik)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *