UA-163642268-1

Terulang Kembali, Jebakan Tikus Beraliran Listrik Memakan Korban Jiwa


ARYA-MEDIA | Ngawi – Jebakan tikus beraliran listrik, kembali memakan korban jiwa. Hal ini terjadi di Dusun Klampisan Desa Munggut Kecamatan Padas Ngawi, yang menyebabkan satu orang meninggal di lokasi akibat jebakan tersebut. Minggu malam (11/04/2021).

Korban adalah Waini, yang tak lain pemilik jebakan tikus beraliran listrik, sekaligus pemilik sawah di desa setempat.

Mulanya, sekitar pukul 18.30 WIB, adik korban Jumiran, sehabis sholat magrib mengecek ke sawah di belakang rumah. Tiba-tiba melihat kakaknya (Waini red), sudah tergeletak tidak bergerak sama sekali.

Baca Juga :  Tukang Batu Ditangkap Polisi Karena Mencuri Kotak Amal

“Saya berlari memanggil tetangga untuk minta bantuan. Waktu itu Sugianto (menantu) mendengar teriakan langsung memutus aliran listrik untuk menolong dengan membawa korban ke rumah. Tapi ternyata korban sudah meninggal dunia,” ujar Jumiran, Minggu (11/4).

Sementara, mendengar kejadian tersebut, Kanit 2 Pidsus Polres Ngawi, Edi Nur, langsung mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas menemukan satu Kabel dan satu trafo, untuk diamankan sebagai barang bukti (BB).

Baca Juga :  Tingkatkan Profesionalisme Prajurit, Kodim Magetan Adakan Katpuan Apkowil Tersebar 2019

“Hasil identifikasi tim dokter, korban meninggal akibat jebakan tikus listrik miliknya sendiri. Dari TKP kami menemukan kawat yang dialiri listrik bertengangan tinggi serta travo,” jelas Edi Nur, (11/4).

Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka pada jari tangan, karena tersengat aliran listrik dari kawat jebakan tikus.

“Pihak keluarga menerima atas meninggalnya korban, dan sanggup membuat surat pernyataan terkait kejadian tersebut, serya menolak untuk dilakukan otopsi pada tubuh korban,” pungkasnya. (Endik/Ren)

 1,132 total views,  4 views today

Baca Juga :  Idul Adha : Disnakan Magetan Berikan Layanan Pemotongan Hewan Kurban Secara Gratis


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!