google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Tidak Jelas…, Kasus Bangunan Gedung Dinkes Sumenep ‘Stagnan’


ARYA-MEDIA |Sumenep, – Mangkraknya bangunan gedung milik Dinas Kesehatan (Dinkes) di Kabupaten Sumenep, sangat memprihatinkan dan seperti pembangunan Candi yang belum selesai.

Menyikapi hal itu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Wiraraja Sumenep Jawa Timur, menyoroti kembali masalah dugaan kasus pembangunan gedung Dinkes Kabupaten Sumenep pada anggaran Tahun 2014 lalu, yang sampai saat ini belum ada kepastian hukum dari Polres Sumenep.

Seperti diketahui, kasus tersebut sudah cukup lama dan sudah di tetapkan dua orang tersangka bernama Ari Artata dan Imam Mahmudi. Namun kenyataannya sampai saat ini kasus tersebut cenderung Stagnan dan terkesan menghilang.

Heri Santoso selaku Divisi Investigasi dan Pelaporan Hukum LBH Wiraraja Sumenep, mengkomfirmasi kembali kepada Kasat Reskrim Polres Sumenep terkait kelanjutan kasus korupsi pembangunan gedung Dinkes yang pernah di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Sumenep pada bulan Januari 2020 lalu.

“Saya sudah konfirmasi mellalui surat kepada Kasat Reskrim Polres Sumenep terkait kasus korupsi pembangunan gedung Dinkes yang sempat mangkrak sampai bertahu-tahun,” kata Heri, pada Selasa (29/9).

Dijelaskan Heri, berkas tersebut sudah di P19 pada bulan Januari 2020 lalu oleh kejaksaan, namun sampai saat ini Polres Sumenep belum bisa melengkapi berkas yang di kembalikan oleh kejaksaan. “Pertanyaannya ada apa dengan Polres Sumenep, saya menduga ada kongkalikong dalam persoalan ini,” ungkapnya.

Sementara, saat dikonfirmasi awak media kepada Widiarti selaku Kasubag Humas Polres Sumenep mengatakan bahwa, kasus tersebut masih proses P19. ”Kasus tersebut masih P19,” Jelasnya saat dikonfirmasi melalui aplikasi whatsaapnya. (Har/pr@)

 1,227 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!