Tidak Pulang 2 Hari, Perempuan 17 Tahun Diduga Disetubuhi Paksa



Tulungagung, Arya Media – Perempuan berusia 17 tahun, sebut saja (gadis) asal Desa Bendiljati Kulon, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengaku disetubuhi sebanyak satu kali oleh teman prianya berinisial RPR (17) asal Desa Gandong, Kecamatan Bandung.

Berawal, Korban bersama temanya pergi dari rumah sejak hari kamis (18/01) dan diketahui tidak pulang ke rumah. Karena tidak pulang beberapa hari, keluarga akhirnya mencari dan ditemukan di Pinka masuk kelurahan Kutoanyar, Sabtu (20/01) pukul 12.00 WIB, bersama dua orang laki- laki. Setelah ketemu, korban Gadis langsung diajak pulang ke rumah. Sesampai di rumah, keluarga korban menanyai alasan kenapa tidak pulang, tetapi masih saja terus mengelak. Setelah didesak oleh keluarga, akhirnya korban mengakui bahwa saat keluar, Gadis diajak jalan-jalan ke Dusun Sidem, Desa Besole, kecamatan Besuki.

Saat di lokasi pantai Sidem, disebuah rumah kosong, korban dipaksa untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Karena merasa terancam,  akhirnya korban menuruti kemauan terlapor (pelaku). Dari pengakuan tersebut, betapa kagetnya keluarga korban dan seperti terkena sambaran petir. Dan spontan, keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tulungagung pada Sabtu (20 /01) pukul 23.30 wib.

Baca Juga :  Rumah Petani Kebun Menjadi Target Tim TMMD Untuk Direnovasi

Kasubag Humas Polres Tulungagung Iptu Sumaji saat dikonfirmasi wartawan, senin (22/01) beliau membenarkan kejadian tersebut bahwa, ”terlapor sudah dimintai keterangan di UPPA Polres Tulungagung.” terangnya.

Sumaji menambahkan, bilamana nanti terbukti, terlapor akan dijerat dengan UU Perlindungan anak UU no.11 Tahun 2012 dan UU No.35 Tahun 2014, yaitu dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun kurungan penjara. (Catur AJT/pra/redk)

 701 total views,  3 views today

Baca Juga :  BOSDA Belum Bisa Mencukupi Kebutuhan Sekolah, Begini Tanggapan Dikpora Magetan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!