Tiga Petani Ditangkap Polisi Saat Pesta Sabu


ARYA-MEDIA, Magetan – Satuan Reskrim Narkoba (Satresnarkoba) Polres Magetan, menangkap tiga (3) pelaku tindak pidana karena telah melakukan pesta narkoba berjenis sabu-sabu.

Ketiga pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka, berprofesi sebagai petani. Diantaranya adalah Tukiran (52) Warga Desa Kruwe, Purwanto (52) dan Kusnoto (38) berasal dari Desa Tapen. Semuanya berasal dari Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan.

Dari tersangka mengaku, barang haram tersebut didapatnya dengan cara patungan, dan sebanyak 0,06 gram sabu dijadikan untuk berpesta bersama.
“Kita patungan bertiga, perorang Rp 200 ribuan, lalu kita belikan dan kita gunakan bersama,” kata tersangka Tukiran, Rabu (4/9).

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Magetan AKP Sunarya membenarkan apa yang sudah disampaikan tersangka kepada awak media. Ketiga tersangka ditangkap anggota Polres Magetan saat melakukan pesta sabu di rumah kosong di Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, Magetan.

“Ketiganya adalah pengguna, dan pekerjaanya sebagai Petani. Mereka membeli sabu kepada orang yang tidak dikenal dari uang hasil patungan yang sudah terkumpul Rp 600 ribu,” jelas Kasubag Humas AKP Sunarya,Rabu (4/9).

Meski mengaku baru mengunakan sabu selama dua kali, namun Satreskoba Polres Magetan saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengupayakan penangkapan pelaku lain. “Saat ini masih kita kembangkan, untuk mengupayakan adanya pelaku yang lainya,” ungkapnya.

Sementara, Polres Magetan berhasil mengamankan 0,60 gram serbuk putih yang diduga sabu lengkap dengan alat hisapnya. Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 – 12 tahun penjara dengan denda Rp 800 juta – 8 Miliar rupiah.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka dijerat UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman paling ringan 4 tahun penjara, dan selama lamanya 12 tahun penjara,” pungkas AKP. Sunarya. (ren)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *