Tiket Wisata Sarangan Bakal Naik, Begaimana Pendapatmu 


Magetan, Arya Media – Memasuki pergantian tahun baru atau pun libur panjang, tempat wisata menjadi jujugkan para pengunjung dan wisatawan. Seperti halnya Telaga Sarangan, salah satu destinasi wisata yang berada di Kabupaten Magetan Jawa Timur ini.

Suhu udara yang sejuk nan asri membuat nyaman pengunjung dan merasa betah untuk berlama-lama berada di tempat wisata di kawasan Gunung Lawu ini. Pemandangan yang elok dan suara debur ombak air telaga menambah eksotis tempat wisata yang meiliki luas sekitar 30 hektar ini.

Namun, tim liputan Arya Media saat mampir di Kedai Kopi di kawasan wisata itu, Rabu (27/12/2017), terdengar rasan-rasan antar pengunjung. Sambil menikmati sajian kopi kental dangan rasa yang khas, mereka menyebutkan bahwa akan ada kenaikan harga tiket masuk.

Mendengar celetukan para pengunjung tersebut, tim liputan media ini bergegas mencari kebenaran informasi tersebut. Koresponden Arya Media menemui, Kuswinardi, salah seorang koordinator loket retribusi wisata Telaga Sarangan.

Baca Juga :  Truk Bermuatan Tebu Menghantam Mobil Sedan Plat Merah

Menurut Kuswinardi, karena saat ini libur panjang pengunjung Telaga Sarangan mengalami peningkatan dari hari biasanya, meningkat sekitar 15% sejak hari Natal kemarin. Rencana kenaikan harga tiket masuk akan diberlakukan nanti awal tahun 2018.

“Sekarang masih tarif lama, Rp.7.500,- untuk dewasa dan Rp.5.000,- untuk anak-anak. Rencana kenaikan tersebut sudah melalui survey perbadingan dengan tarif di tempat-tempat wisata yang ada di luar Magetan,” ungkapan Kuswinardi

Lebih lanjut dia juga menjelaskan, kalau dulu selain tiket masuk, saat di area wisata para pengunjung masih dikenakan biaya parkir, tetapi setelah kenaikan tarif nanti, pengunjung sudah tidak ada biaya parkir lagi alias parkir gratis.

“Rencana kenaikan tarif nanti kemungkinan tidak akan terlalu berdampak terhadap jumlah pungunjungan, mengingat Telaga Sarangan masih menjadi objek wisata unggulan yang ada di Magetan,” tambah Kuswinardi.

Kabar rencana kenaikan tiket masuk menjadi Rp.19.000,- itu mendapat tanggapan miring dari berbagai pihak. Warga setempat menyayangkan, bahkan mengkhawatirkan akan berimbas pada penurunan jumlah pengunjung untuk objek wisata yang terletak di Kabupaten Magetan ini.

Baca Juga :  Parkir Di Trotoar, Puluhan Motor Ditertibkan Satpol PP

Seperti yang diakui Parman, salah satu penjaga loket Wisata Air Terjun Tirto Sari yang ada di dalam objek Wisata Sarangan. Bapak dua anak itu mengaku khawatir dan pasrah atas rencana kenaikan tarif tersebut.

“Sebenarnya kita-kita tidak setuju dengan rencana kenaikan tarif tersebut, meski kenaikan itu akan diberlakukan mulai tahun depan, kekhawatiran akan adanya penurunan jumlah pengunjung tetap ada,” ungkap Parman.

Sementara para pedagang kaki lima yang beroperasi di kawasan objek Wisata Sarangan juga merasa was-was. Pedagang dari kalangan ekonomi menengah bawah ini mengeluhkan atas kebijakan tersebut.

“Sebagai orang kecil, saya pasrah saja, kalau pribadi saya keberatan, bila-bisa dengan kenaikan tarif masuk itu, nanti pengunjung menjadi sepi. Pasti dagangan saya juga ikut sepi donk,” ungkap Darmi pedagang kelontong dengan lugu.

Baca Juga :  Pemkab Magetan MoU Dengan Perhutani Lawu DS Kembangkan Sektor Pariwisata

Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Pariwisata, Hadi Sumarno membenarkan tentang berita rencana kenaikan tarif tiket masuk tersebut. Pihaknya memberi catatan, dengan kenaikan harga tiket tentu akan ada penambahan fasilitas.

“Semisal Rp 1.000,- untuk jasa raharja pengunjung, parkir digratiskan, adanya tempat dan ruang informasi,” terang Hadi Sumarno pada Arya Media menanggapi kekhawatiran warga, saat ditemui di kantornya.

Masih menurutnya, untuk menanggulangi kepadatan parkir akan kita bangun area parkir tingkat, dan di sekeliling kawasan parkir akan diberi taman, jalan akan kita bangun (paving), ada fasilitas musik dari sound sistem, sehingga pengunjung bisa merasa nyaman.

“Yang pasti, terkait minat pengunjung untuk Wisata Telaga Sarangan kita tetap optimis, dan kenaikan ini sudah melalui beberapa survey di lapangan (tempat wisata lain) sebagai pembanding,” terang Kabid Pengelolaan Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan dengan yakin. (Am/Tin)

Editor : Porto Folio

 1,245 total views,  10 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!