Tindak Lanjut Perpres 80 Tahun 2019, Pemkab Magetan Lakukan Simulasi RTRW


ARYA-MEDIA | Magetan – Percepatan Pembangunan Ekonomi di Wilayah Jawa Timur, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019, ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Hal itu dibahas Bupati Magetan Suprawoto bersama jajarannya, dalam acara Audiensi Konsep Rencana Pengembangan Pariwisata dan Industri Kabupaten Magetan, pada hari Jumat (06/11/2020).

Sebagai Rencana pengembangan yang akan dilaksanakan Pemkab Magetan diantaranya, implementasi pembuatan Interchange Tol di Kartoharjo, Pembangunan Pariwisata, dan Pengembangan Industri kulit di wilayah Kabupaten Magetan. Selain itu, Pemerintah akan membuat Rencana Tata Ruang Wilayah (RT/RW), sebagai upaya untuk menstimulasi pengembangan desa – desa wisata yang ada di kabupaten Magetan, dan meningkatkan jumlah wisatawan yang memicu kependapatan lalulintas.

“Kita menindak lanjuti Perpres No 80 tahun 2019 kemarin, Magetan ada 3 projek yaitu, pariwisata, interchange, dan pengembangan industri kulit. Yang kita bahas di sini adalah membuat RT RW khusus untuk tiga hal tersebut. Sehingga kalau kita nanti mau membangun itu, sudah sesuai dengan tata ruangnya,” kata Bupati Suprawoto, Jumat (6/11).

Baca Juga :  Naas...!!! Hendak Berobat ke Rumah Sakit, Warga Ngrambe Alami Kecelakaan dan Tewas di Lokasi

Sementara, Pemkab Magetan akan mengembangkan kawasan industri dengan metode pemodelan cellular automatis dengan pertimbangan beberapa faktor yaitu, kesediaan lahan kosong, kedekatan dengan pintu tol, ketersediaan rencana jalan kolektor primer, dan kesediaan jaringan infrastruktur, serta pemerataan wilayah.

“Untuk kawasan industry, ini tadi kita baru membuat simulasi menggunakan softwere. Kalau interching dibuat di situ, terus kawasan industri juga di situ, kemungkinan perkembangannya seperti apa…? Jadi, dalam kurun waktu terentu, yakni 5 tahun perkembangannya membutuhkan 95hektar. Sedangkan berdasarkansimulasi tadi, kalau 20 tahun diperlukan 400 hektar, dan ketersediaan lahan di Magetan ternyata juga masih tersedia dan memungkinkan,” jelas Muhktar Wahid, selaku Plt Kepala Dinas PUPR Magetan, Jumat (6/11).

Baca Juga :  Himbauan Tidak Mudik, Sebanyak 136 Warga Kecamatan Karangrejo Memilih Pulang Kampung

Pemkab Magetan masih berkoordinasi dengan pihak Propinsi dan Pusat dalam pelaksanakan tahapan pembangunan, karena merupakan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam hal penyediaan infrastruktur. “Kita masih menunggu proses selanjutnya, dan kita baru melakukan FS atau Study Kelayakan di Bapeda,” pungkasnya. (RWY/Ren)

 1,948 total views,  29 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!