Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Dinas PUPR Rehabilitasi Jembatan Randu Kuning


ARYA-MEDIA, Magetan – Indikator keberhasilan sebuah Pemerintahan, salahtunya dinilai dari baik tidaknya infrastruktur yang ada. Karena keberadaan infrastruktur di suatu Daerah, utamanya sarana transportasi, mempengaruhi tingkat perekonomia masyarakat yang ada di Daerah tersebut. Jika kondisi infrastruktur, seperti jalan dan jembatan sudah baik, maka berpengaruh juga pada pertumbuhan ekonomi yang meningkat.

Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) bidang Pembangunan Jalan Dan Jembatan Bina Marga, Kabupaten Magetan, saat ini melakukan rehabilitasi pemeliharaan jembatan “Randu Kuning” yang berada di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kab. Magetan. Pengerjaan rehab tersebut dimulai buln Juni dan baru berjalan sampai tahap pondasi, (2/8/2018)

Baca Juga :  Rakor Pemaparan Tugas Pokok TPID Kabupaten Magetan, Libatkan Unsur Forkopimda
Foto Lokasi Pengerjaan Projek Jembatan Randu Kuning.

Kepala Dinas PUPR Kab. Magetan, Ir. Hergunadi, S.T, M.T, melalui Kabid Bina Marga, Ir. Muchtar Wahid, mengatakan, dengan adanya pondok temboro dengan puluhan ribu santrinya, otomatis peredaran ekonomi di Temboro menjadi sangat tinggi. Dengan adanya jembatan yang bagus dan lebar, dapat menunjang perputaran ekonomi yang ada di Temboro. Bukan hanya jembatan saja, tapi juga jalannya kedepan, mulai dari Tinap, Jungke, Gulun, Tanjung Sepreh sampai Temboro, juga akan dilakukan perbaikan.

Baca Juga :  Kesigapan Polres Magetan Berhasil Amankan Konvoi Pelajar

“Untuk Gulun sudah mulai dilebarkan untuk saluran-salurannya, sedangkan untuk Temboro sendiri mulai dari trotoar dan jalan ke utara jembatan juga sudah dilebarkan”, kata Muhktar saat ditemui di ruangannya.

Ir. Muhktar Wahid, Kabid Bina Marga, Kab. Magetan.

Sinergi antara pembangunan jalan dan jembatan, masterplannya yaitu Tinap, Jungke, Gulun, Tanjung sepreh. Nantinya jembatan itu sebagai pendukung bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya Desa Temboro”, imbuhnya.

Baca Juga :  Meninggal di Lokasi, Pelajar SMA Mengalami Kecelakaan Saat Berangkat ke Sekolah

Sementara, Perencanaan pembangunan jembatan tersebut menggunakan sumber dana dari APBD Kabupaten Magetan, Tahun anggaran 2018, dengan nilai kurang lebih 1,8 M. Diperkirakan pelaksanaan projek jembatan Randu Kuning akan berjalan selama 180 hari, atau kurang lebih 5 bulan. Sedangkan bahan material mulai dari batu dan besi beton, sampai ekskavator pun sudah nampak dan terus berjalan, demi target waktu yang sudah ditentukan.

“Sekarang masih tahapan pondasi, dan pelaksanaan pembangunannya terus berjalan. Diperkirakan jembatan tersebut pada akhir bulan Oktober sampai Desember sudah selesai sesuai perencanaan”, tutup Muhktar. (ren/redk)

 2,792 total views,  20 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!