UA-163642268-1

Tinjau Zona Merah, Kapolri Paparkan Langkah Selamatkan Warga dari Resiko Covid-19


ARYA-MEDIA | BANGKALAN – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, meninjau langsung penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, karena berstatus zona merah. Sabtu (19/06/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Sigit memaparkan langkah-langkah menyelamatkan warga dari risiko penyebaran virus corona yang belakangan ini melonjak pasca-libur Lebaran 2021 lalu.

“Yakni menjaga masyarakat jangan sampai tertular, mencegah laju penularan, kecepatan mengetahui kasus positif atau tidak, dan dilakukan vaksinasi,” kata Kapolri, di Gedung Serbaguna Rato Ebuh, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (19/06).

Baca Juga :  Latihan Rutin : Coach PERSEMAG Gempur Pemain Dengan Teknik Sederhana

Menurutnya, Forkompimda setempat harus bergerak cepat memaksimalkan 3T (Testing, Tracing dan Treatment). Serta mengoptimalkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi).

“Dengan dilakukan percepatan temuan kasus kontak erat ataupun aktif, maka keselamatan warga dari bahaya virus corona dapat segera dihindari,” jelasnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Dan Pembetukan Panitia Pengisian Perangkat Desa Botok Untuk Kaur Perencanaan

Selain itu, mantan Kapolda Banten itu juga menekankan, pentingnya sinergitas dengan seluruh pihak dalam penerapan PPKM Mikro di wilayah masing-masing. “Upaya menyelamatkan warga dari virus corona yakni dengan proses percepatan vaksinasi seperti yang digagas oleh Pemerintah Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, Panglima TNI juga meminta kepada seluruh pihak terkait untuk memperkuat pelacakan terhadap kontak erat maupun kasus aktif demi memutus mata rantai virus corona.

“Tugas posko PPKM Mikro ditingkat desa berbasis rt/rw, pelacakan kontak erat, pengawasan ketat isolsi mandiri, menutup tempat umum, melarang kerumunan, membatasi keluar masun rt/rw, pencatatan harian,” terang Hadi.

Baca Juga :  Tanam Satu Pohon Sejuta Manfaat, Pemkab Magetan Tanam 1000 Pohon dan Tabur 2500 Tombro di Embung Selotinatah

Di tempat yang sama, Menkes Budi mengimbau terus kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan melakukan vaksin.

“Untuk memgurangi laju penularan, masyarakat harus tetap pakai masker, lalu 14 hari kedepan tinggal di rumah dan jangan takut di tes Swab dan jangan takut di vaksin atau suntik,” pungkasnya. (Redk)

 390 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!