Tracking Rapid Test 305 Santri Temboro, 31 Diantaranya Dinyatakan “Reaktif”


ARYA-MEDIA, Magetan – Sebagai tindak lanjut dari hasil tracking terhadap informasi dari Negara Malaysia, Pemkab Magetan melakukan penelusuran terhadap santri Ponpes Al Fatah Temboro dengan dilakukan diagnosa cepat (Rapit Test) sejak kemarin hingga saat ini. Rabu (22/04/2020).

“Selama dua hari ini, tim Gugus Tugas Covid-19 Magetan bersama Provinsi Jatim, terjun langsung ke Ponpes Al Fatah Temboro Magetan. Petugas medis melaksanakan Rapid Test terhadap 305 orang santri,” kata Saif Muhklissun, Kepala Dinas Kominfo Magetan, selaku Jubir Penanganan Covid-19 Kab Magetan.

Dijelaskan Muhklissun, dari 305 santri tersebut, berasal dari berbagai Daerah dan Propinsi di Indonesia. Mereka juga berasal dari Negara – Negara Jiran diantaranya adalah, Malaysia 118 orang, Kamboja 5 orang, Philipina 7 orang, Thailand 26 orang, Vietnam 5 orang, dan Singapura 1 orang.

“Dari 305 santri yang di Rapid Tes, sebanyak 162 santri berasal dari luar negeri. Sedangkan dari Indonesia, sebanyak 143 dari berbagai daerah,” jelasnya kepada Arya Media (22/04).

Menurutnya, dari hasil diagnosa cepat menggunakan Rapid Test terhadap 305 santri, terdapat 31 orang santri menunjukkan reaktif. Mereka berasal dari Malaysia 14 orang, Thailand 4 orang, Kamboja  1 orang. “Sedangkan dari dalam negeri, Magetan 2 orang, Makasar 2 orang, dan masing-masing 1 orang berasal dari Jambi, Papua, Sumbar, Lampung, Kendari, Lombok, Kaltara, dan Temanggung Jawa Tengah,” ujar Kepala Dinas Kominfo Kab Magetan.

Muhklissun berharap, dari 31 orang yang dinyatakan reaktif berdasarkan Rapid Test Virus Corona Virus (Covid-19), dilanjutkan langkah selanjutnya dengan Tes Swab untuk dikirim ke Pemprov Jatim. “Hasilnya nanti kita tunggu bersama-sama. Semoga ada khabar baik untuk itu semua,” ungkapnya kepada Arya Media, (22/04)

Sebagai informasi, Rapid Test (Diagnosa Cepat) merupakan teknik pengetesan keberadaan antibodi terhadap serangan kuman di dalam tubuh. Hasil Rapid Test, tidak bisa digunakan sebegai acuan dalam mengonfirmasi keberadaan infeksi Virus Corona SARS-CoV-2 penyebab dari Covid-19 di dalam tubuh.

Sedangkan, untuk mengonfirmasi keberadaan Virus Corona secara akurat dalam tubuh seseorang, harus dilakukan Tes Swab dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction).

“Hasil rapid test adalah reaktif atau ada reaksi terhadap keberadaan antibody. Maka dari itu, jika hasil Rapid Test adalah positif atau negatif, dapat dimaknai sebagai positif atau negatif terhadap keberadaan antibodi dalam tubuh. Bukan positif atau negatif terhadap keberadaan Virus Corona penyebab Covid-19,” pungkasnya. (Sf/Ren)

 17,371 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!