Tragedi Kebakaran Terjadi Dua Kali Dalam Sehari, Polisi Himbau Warga Tetap Waspada


ARYA-MEDIA, Ngawi – Kebakaran di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, memang kerap terjadi. Tercatat, pada hari Senin (16/9), dua peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.

Menanggapi hal itu, warga dihimbau untuk tetap waspada untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran. Kebakaran yang terjadi dalam satu hari itu nyaris bersamaan, seperti yang menimpa rumah pribadi mbah Bonadin, Dusun Melikan, Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun petugas mencatat kerugian materil akibat arus pendek listrik mencapai Rp 50 jt,” ujar Polsek Paron, Aiptu Suyitno, saat diwawancara Arya Media, Senin (16/9/2019).

Kronologi kejadian, sekira pukul 14.00 WIB, Samiatun (70) warga Dusun Sambirejo, RT.5/RW.4, Desa Gelung, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, bersama Suratmin (saksi mata) sedang menata pakan sapi berupa jerami tak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu, korban melihat kabel listrik di dalam kandang dalam kondisi menggelantung. Kemudian korban bersama saksi merapikan dengan cara mengikat dengan tali rafia plastik dan memutus tali rafia dengan korek api. Namun saat memutus tali rafia dengan korek api, tetesan tali rafia yang terbakar jatuh mengenai tumpukan jerami yang mengakibatkan kebakaran.

“Akibat kejadian itu, kandang penyimpanan makanan sapi berupa jerami langsung terbakar,” ujar Suratmin, saksi mata, (16/9).

Sementara, tragedi kebakaran tersebut, satu jam kemudian api berhasil dipadamkan dengan bantuan 2 (Dua) unit mobil pemadam kebakaran, dengan dibantu warga sekitar.

Seiring dengan meningkatnya laporan kebakaran, pihak Kepolisian mengimbau, agar warga meningkatkan kewaspadaan, terutama memasuki musim kemarau. Dan warga diminta tidak membakar lahan perkebunan dan area hutan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (endik)

 932 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!