Transparans : Desa Guyung Laksanakan Ujian Perangkat Untuk Sekdes, Dua Orang Dinyatakan Gugur


ARYA-MEDIA, Ngawi – Dalam menghadapi kekosongan perangkat, Desa Guyung Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, melakukan penjaringan peserta untuk posisi Sekertaris Desa (Sekdes). Yang mana pelaksanaan ujian di lakukan pada hari ini Sabtu 20 Oktober 2018, bertempat di Kantor Desa Guyung.

Menurut Tim pengisian perangkat sekaligus ketua penyusun dan penilaian hasil ujia, Eko Suwondo mengatakan, dalam pelaksanaanya ujian ini dilakukan 2 tahap, yaitu ujian tulis dan tes komputer yang di ikuti 8 peserta dengan total peserta 9 orang. Sedangkan untuk 1 peserta tidak bisa hadir dan tanpa alasan. Dan pelaksanaanya dilakukan sesuai menurut Perda dan Perbud yang ada.

Baca Juga :  Ngawi : Awal Tahun 2020, Targedi Gantung Diri Terjadi Lagi

“Sesuai dengan Perda No.9 Tahun 2016 dan Perbup No.9 Tahun 2018, sudah dijelaskan terkait perangkat Desa. Makanya hari ini (20/10) dilakukan ujian pengisian perangkat dengan posisi Sekdes”, kata Eko Suwondo.

Foto Saat Peserta Ujian Berlangsung Di Kantor Desa Guyung, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi.

Eko Suwondo menambahkan, mengenai peserta, ada 9 orang yang seharusnya ikut ujian, untuk Roni Yudhit AP tidak hadir saat ujian dengan tanpa alasan. Sedangkan peserta lainnya, Dimas Danang Priambudi saat mengikuti ujian beranjak pulang dengan alasan tidak sanggup dan mengundurkan diri. “Untuk dua peserta dinyatakan gugur dan diskualifikasi, jadi hanya 7 orang saja yang mengikuti ujian”, terangnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Desa, Menuai Protes Terkait RAB Dengan Prosentasinya

“Untuk peserta Roni, tidak hadir saat ujian. Sedangkan satunya (Dimas red) saat ujian berlangsung Dia sempat mengerjakan soal kemudian keluar dari ruangan dengan mengatakan pada saya tidak sanggup. Bilangnya pusing melihat soal ujian, karena tidak bisa mengerjakan dan mengundurkan diri”, imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Guyung, Sukamto mengiyakan bahwa, pelaksanaan ujian di Desa Guyung hanya di ikuti 8 orang saja, kemudian disusul 1 orang lagi mengundurkan diri. “Memang benar, ujian pengisian perangkat Desa Guyung hanya diikuti oleh 8 orang saja. Kemudian 1 orang atas nama Dimas Danang Priambudi dinyatakan gagal atau diskualifikasi, karena Dia datang sebentar kemudian pulang dengan alasan tidak sanggup mengikuti ujian”, katanya kepada Arya-Media (20/10).

Baca Juga :  Update Covid-19 Magetan : Bertambah 1 Orang Terconfirm Positip

“Alhamdulillah pelaksanaan ujian berjalan aman dan lancar, dan Tim Pengisian perangkat sudah mendapatkan 1 orang yaitu Febrianita Dian Nastiti SE, S.Pd dengan nilai tertinggi 73,11. Semoga pemenang kali ini dapat memberikan kontribusinya dalam kemajuan Pemerintahan Desa Guyung kedepannya”, jelas Sukamto.

“Menghindari hal yang tidak di inginkan, pelaksanaan ujian dilakukan secara setransparan mungkin. Dari hasil ini, kami serahkan berita acara ke Pak Camat untuk mendapatkan rekomendasi dari Kecamatan”, pungkasnya. (ren/redk)

 1,214 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!