Ungkapan Sang Kades : RTLH Desa Mantren Sudah Terprogram Tiap Tahun


ARYA-MEDIA, Magetan – Program Pemerintah yang diterapkan untuk RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) merupakan program tahunan yang terus menerus dilakukan secara maksimal. Programm RTLH ini juga dilakukan di Desa Mantren, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan.

Kades Herdiat Subiyanto, S.T menjelaskan, pihaknya hanya menerima dana minim yaitu hanya untuk tiga sampai empat keluarga. Sehingga pihaknya harus selektif menentukan penerima bantuan tersebut. Semua itu wujud dari implementasi Pemerintah untuk Desa yang wajib menyalurkan program tersebut. Dan itu sudah di plot pada masing-masing Desa sesuai kriteria yang sudah ditentukan sesuai peraturan yang ada”, katanya.

Baca Juga :  Amik Dan JKS Adakan Upacara Pendeklarasian Sebelum Mendaftar Ke KPU Magetan

Saat ditanya terkait RTLH yang mencuat di media Herdiat menuturkan, Sebelum berita itu muncul, pihak Desa sudah menganggarkan dan akan dilaksanakan untuk kegiatan RTLH rumah Parno (80) yang beralamatkan Dusun Gasirk Rt/08, Rw/03, Desa Mantren, Kec. Karangrejo. Karena program tersebut sudah dilaksankan tiap tahunnya dan sudah melalui tahapan musyawarah Desa.

Penerima Bantuan RTLH, Bapak Parno, Dusun Gasirk, Desa Mantren.

“Program itu sudah kami agendakan sebelumnya, bahkan ada tiga sampai empat rumah yang ikut direnovasi, termasuk rumah pak Parno. Tetapi sebelum pelaksanaan, beritanya sudah muncul, bahkan saya tidak tahu kalo terpublikasi karena tidak ada konfirmasi. Dan pak parno juga mendapatkan bantuan Rp 100 ribu dari Dinas terkait lewat pak Rt/08 setiap bulannya”, ungkap sang Kades (Kepala Desa red).

Baca Juga :  Seorang Pria Nekat Mencuri Untuk Nikahi Janda

Ditempat berbeda, wartawan Arya-Media beranjak kerumah Bapak Parno dan ternyata benar, bahwa rumah tersebut sudah di renovasi dan sudah menjadi rumah yang layak dengan bangunan gedung permanen. “Iya mas, rumah ini di bangun oleh Desa tapi ya gini, pintunya gak ada karena belum punya duit untuk buat pintu”, tutur Parno sembari duduk di ranjang.

Baca Juga :  Adelin Lis, Buronan Kelas Kakap Internasional

Setelah ditelisik kepada Parno di dalam rumah, Dia tinggal sendiri tanpa didampingi siapa-siapa. Diketahui, Parno mempunyai dua orang anak, Wulan dan Windu, keduanya tinggal terpisah dengannya. Tetapi sesekali selalu dijenguk oleh kedua anaknya untuk melihat kondisi bapaknya yang hidup sebatang kara. (ren/redk)

 1,303 total views,  3 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!