Upaya Pemdes Keras Kulon Perbaiki Insfrastruktur Desa di Masa Pandemi


ARYA-MEDIA, Ngawi – Masa Pandemi Covid-19 saat ini, banyak Pemerintah Desa (Pemdes) harus kehilangan rencana prioritas pembangunan insfrastruktur desa yang sudah direncanakan sebelumnya. Hal itu dikarenakan adanya pengalihan anggaran dalam penangan dan pencegahan virus corona yang merebak secara global.

Demikian halnya yang dilakukan Pemdes Keras Kulon Kecamatan Gerih Kabupaten Ngawi Jawa Timur. Pihaknya harus rela mengurangi pembangunan sarana dan prasarana (Sarpras) pembangunan desa untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 di wilayah desa setempat.

Kepala Desa Keras Kulon, Samsul Hadi mengatakan, memang banyak anggaran Dana Desa (DD) yang dialokasikan untuk penanganan pencegahan Covid-19. Namun, Pemdesa Keras Kulon masih tetap berusaha melanjutkan program pembanguanan insfrastruktur untuk perbaikan jalan.

“Sarana transportasi menjadi salah satu aspek kesejahteraan warga desa. Seringkali pedesaan diidentikkan dengan jalanan yang rusak, becek, dan berlubang. Maka dari itu, Pemdes Keras Kulon masih tetap berusaha untuk memperbaiki jalan yang rusak untuk menunjang sarpras jalan bagi warga masyarakat, terutama para petani,” kata Kades Keras Kulon, Jumat (21/8/2020).

Untuk meningkatkan kesejahteraan warga, Pemerintah Desa Keras Kulon, Kecamatan Gerih, Ngawi, berupaya memperbaiki jalan desa yang ada di Dusun Keras Kulon II, RT.01/RW.02, tepatnya di depan Kantor Desa Keras Kulon karena banyak berlubang.

“Karena banyak yang rusak, dan juga untuk akses menuju ke lahan pertanian warga, maka jelan sepanjang 233 meter dengan lebar 3 meter tersebut dilakukan penyemiran jalan,” terang Samsul Hadi.

Dijelaskan Kades, selain mendukung kelancaran transportasi bagi para petani, dalam perbaikan jalan desa tersebut juga dilakukan perbaikan talud jalan sebagai penahan tanah agar tidak cepat rusak. “Ada sekitar 34 meter talud di sepanjang jalan itu juga diperbaiki,” jelasnya kepada Arya Media, Jumat (21/8).

Sementara itu, lanjut Samsul Hadi menjelaskan, bahwa dalam perbaikan itu, Pemdes Keras Kulon menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahap II tahun 2020, dengan pagu anggaran sebesar Rp. 72 Juta Rupiah. “Untuk pengerjaanya dilakukan dengan swakelola, sehingga masyarakat juga merasakan manfaat dari pembangunan tersebut,” pungkasnya. (Ren)

 204 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!