Usai Ambil BLT, Kakek 75 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai


ARYA-MEDIA, Ngawi – Nasib nahas, menimpa seorang kakek Kamiran (75), warga Dusun Pramesan Rt.005/RW.003, Desa Ngale Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Jawa Timur. Pasalnya, setelah pulang mengambil bantuan BLT ke kantor pos, korban ditemukan sudah tak bernyawa mengapung di sungai Bengawan Solo. Minggu (14/6/2020).  

Kronologi bermula, pada hari Sabtu (13/6), sekira pukul 11.00 wib, setelah pulang mengambil bantuan BLT di kantor pos, korban kemudian menuju ke sungai desa setempat, dengan maksud untuk mandi. Saat berpapasan dengan Pandi tetangganya, korban diingatkan untuk tidak mandi di sungai tersebut, namun oleh korban tidak dihiraukan.

Kapolsek Paron, Iptu Suyitno SH. mengatakan, menurut keterangan beberapa saksi, sekira puku 13.00 wib, pakaian korban ditemukan berada dipinggir sungai. Namun warga sekitar belum ada kecurigaan bahwa korban telah hanyut.

“Karena korban belum pulang kerumahnya dan pakaian masih dipinggir sungai, warga mulai curiga dan menduga bahwa korban telah tenggelam ke sungai. Kemudian warga sekitar melakukan pencarian bersama tim SAR dan BPBD Kabupaten Ngawi,” ujar Kapolsek Paron,.

Hasil informasi yang dihimpun, pencarian terus dilakukan oleh warga sekitar dengan menyisir daratan dan sungai Bengawan Solo dibantu tim SAR dan BPBD Ngawi. Sedangkan korban baru ditemukan pada hari Minggu (14/6) sekira pukul 05.00 Wib.

“Jasad korban ditemukan mengambang di sungai bengawan solo masuk Dusun Pramesan Desa setempat. Selanjutnya pihak keluarga menghubungi Polsek Paron untuk dilakukan pemeriksaan,” terang Iptu Suyitno, Minggu (14/6).

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan petugas bersama tim medis Puskesmas Paron, pada tubuh korban tidak ditemukan luka ataupun tanda-tanda kekerasan /penganiayaan. Barang  berharga milik korban berupa baju pakaian dan uang Rp. 600.000, – milik korban juga masih utuh.

“Diduga korban meninggal karena terpeleset dan jatuh ke sungai, karena sudah tua dan sering sakit sakitan. Karena keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah, selanjutnya jenasah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan,” pungkas Kapolsek Paron. (Redk)

 3,073 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!