google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Usai Renovasi, Begini Wajah Baru Pasar Maospati Magetan


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Setelah usai direnovasi, pasar tradisional Maospati kini beroperasi kembali dengan wajah baru. Pasar yang berada di depan Lapangan Udara (Lanud) Iswahyudi di wilayah Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan Jawa Timur, mengalami perombakan pada 23 September 2020, setelah 18 tahun silam.

Untuk meningkatkan pembangunan insfrastruktur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menginginkan pembaharuan tempat jual beli tersebut yang memiliki prosedur standart pasar SNI (Standart Nasional Indonesia).

Kepala Bidang (Kabid) Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Muhammad Anwar Handoko mengatakan, renovasi Pasar Maospati dibangun melalui Dana Tugas Pembantuan (DTP) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2019, melalui Kementerian Perdagangan yang diaplikasikan menjadi 35 kios 1 kantor dan 3 fasilitas umu (Fasum).

Baca Juga :  Hari Keluarga Nasional : Kodim Magetan Terjunkan Personil Dukung Pelayanan KB MOW & MOP

“Sebelumnya menerima dana sebesar 6,3 M, karena situasi negara terkena pandemi dana tersebut terpangkas menjadi kurang lebih 2,7 Milliar. Sehingga hanya bisa terlaksana setengah dari rencana awal,” kata Handoko, Rabu (13/01/2021).

Dari pantauan di lokasi, Pasar Tradisional Maospati hanya dibangun bagian selatan (depan), sisi timur (kanan), dan sisi barat (kiri). “Kedepan, pembangunan pasar ini akan dilanjut kembali dengan desain rencana 1 atap seperti hanggar,” jelas Kabid Pasar.

Baca Juga :  Lantaran Kesal...!!! Seorang Bapak Aniaya Anak Kandung Hingga Tewas

Senada diungkapkan Agus selaku pengelola Pasar Tradisional Maospati, menjelaskan bahwa, renovasi pasar tersebut berlangsung dalam kurun waktu 90 hari, sejak september 2020 lalu, dengan menyasar sisi bangunan sebalah selatan, timur, barat, toilet, mushola, dan penambahan tempat untuk ibu menyusui.

“Selama renovasi berlangsung, sebanyak kurang lebih 250 pedagang dipindah ke sebelah utara pasar yang semula tanah kosong,” jelasnya kepada Arya Media (13/01).

Baca Juga :  Celeng Ditangkap Polisi, Karena Berani Menyalahgunakan Sabu

Disisi lain, salah satu konsumen pasar Maospati, Wartini, mengungkapkan, Perubahan pasar tradisional tersebut sangat berdampak bagi semuanya. “Suasana pasar juga tampak lebih rapi dan bersih,” pungkasnya. (Bgs/Redk)

 1,513 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!