UA-163642268-1

Waspada : 2 Orang Pelajar Di Ngawi Dibegal Orang Tak Dikenal


ARYA-MEDIA, Ngawi – Nasib sial menimpa Ibnu Attoilah, (17) dan Muhamad Khomsanujum (16) warga Dusun Kedung, Desa Genengadal, Kec. Toroh, kab. Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban perampasan dengan kekerasan (Begal), sesudah makan sahur di warung belakang pos siliwangi, pukul 03.30 Wib, Jum’at (10/5/2019).

Akibat kejadian tersebut, pelajar yang sedang sekolah di pondok pesantren (Ponpes) Arbai Qohhar Desa Jambangan, Kec. Paron, Kab.Ngawi, kehilangan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra X 125 Nopol K 5273 WP milik Ibnu Attoilah (korban). Karena dirampas oleh 3 (tiga) orang tidak dikenal di di jalan Siliwangi selatan jembatan layang tol, masuk Dusun Madiasri, Desa Jururejo, Kec/Kab Ngawi.

Kapolsek Ngawi Kota, AKP Khristanto mengatakan, Saat korban dan temannya berada di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), dibuntuti oleh 1 (satu) orang laki-laki menggunakan motor Vixion warna merah putih dan 2 (dua) orang laki-laki berboncengan dengan motor Yamaha Mio.

Baca Juga :  Ngawi : Kebakaran Kembali Terjadi, Rumah Bagian Dapur Hangus Terbakar
1 Lembar STNK Yang Diamankan Polisi Sebagai Barang Bukti (BB).

“Menurut keterangan korban, sesampainya di TKP, Korban langsung dipepet dan ditendang oleh pelaku hingga terjatuh. Kemudian, 2 orang pelaku lainnya juga ikut menendang dan memukul dengan menggunakan tongkat kayu hingga mengenai lengan kanan korban,” kata AKP Khristanto (10/5).

Merasa terancam, korban dan temannya kemudian lari untuk menyelamatkan diri, dan pelaku langsung membawa motor korban,” terangnya.

Baca Juga :  Update 30 Juli 2020: Bertambah 2 Warga Magetan Positif Covid-19

Kapolsek AKP Khristanto menjelaskan, guna penanganan dan ungkap kasus Tindak Pidana, hari Jumat tanggal 10 Mei 2019 sekira pkl 10.00 Wib, Polsek Ngawi Kota telah menerima laporan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Yakni 1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra X 125 Nopol : K 5273 WP Th. 2010 warna hitam a/n. Misbah Zainul Mustofa raib dibawa kabur pelaku.

Baca Juga :  PP Muhammadiyah Dukung Kebijakan Polri

“Kejahatan ini, telah melanggar Pasal 365 KUHP Tentang Pencurian Dan Kekerasan. Sementara, STNK dan foto copy BPKB kami amankan sebagai barang bukti, guna penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya. (ren)

 

 657 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!