UA-163642268-1

Waspada Bencana, Polda Jatim Dan TNI Gelar Simulasi Penanggulangan Tsumani


ARYA-MEDIA, Banyuwangi – Kepolisia Daerah (Polda) Jawa Timur menggelar simulasi penanggulangan bencana tsunami di Pantai Mustika Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (5/1/2019).

Sebagaimana diberitakan oleh salah satu media online beritalima.com, bahwa dengan simulasi ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan tanggap saat bencana. Kegiatan sehari itu melibatkan Masyarakat sekitar, Pemerintah, dan semua unsur Kebencanaan wilayah Kabupaten Banyuwangi. Diantaranya dari unsur TNI, Polri, BPBD, BMKG, Tim SAR, Tagana, PMI, dan Tim Kesehatan.

Baca Juga :  Tanggapan Polri Terkait Kasus Lempar Pabrik Rokok NTB, Upaya Mediasi 9 Kali Selalu Gagal

Menurut Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Luki Hermawan saat dikonfirmasi awak media di sela – sela kegiatan simulasi menuturkan bahwa kegiatan tersebut untuk pelatihan kesiapan masyarakat dan semua pihak dalam hal tanggap Bencana

”Kegiatan ini kita gelar untuk pelatihan – pelatihan agar masyarakat sekitar pantai khususnya, selalu tanggap dengan adanya bencana sehingga dapat menyelamatkan diri.” ungkap Luky Kapolda Jatim.

Baca Juga :  Ngawi : Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bersama Anggota DPR-RI Dapil VII Jawa Timur

Masih menurut Luky ( Kapolda Jatim ), kegiatan serupa juga akan di gelar di beberapa wilayah.

”Kita akan gelar kegiatan yang sama pula di beberapa wilayah yang memepunyai area laut di jawa timur“, imbuhnya.

Sementara, menurut Komandan Korem 083 Baladhika Jaya Kolonel Inf. Bagus Suryadi Tayo, menuturkan. Bahwa dari unsur TNI bersama Polri akan selalu sigap dan tanggap jika sewaktu waktu terjadi bencana.

Baca Juga :  Peringatan HPN 2019, Diskominfo Kab. Probolinggo Undang F-WAMINPRO

”Pantai pancer merupakan salah satu titik rawan bencana sehingga kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan masyarakat agar tanggap apabila terjadi bencana, dalam kegiatan ini pula bentuk penggabungan prosedur prosedur yang di lakukan pemerintah dalam menjalankan dan melaksanakan SOP tanggap Bencana, sehingga apabila sewaktu waktu terjadi bencana banyak masyarakat kita bisa terselamatkan, “ ungkap Danrem dalam konfirmasinya pada awak media. (tim)

 1,131 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!