Wujudkan Sinergitas, Dompet Duafa Kunjungi Kampung Susu Singolangu Magetan


ARYA-MEDIA, Magetan – Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan teken Memorandum Of Stunding (MoU) dengan Dompet Duafa pada 10 Desember 2019 di Jakarta, Tim Dompet Duafa akhirnya datang ke Magetan untuk meninjau langsung lokasi proyek Kampung Susu di Desa Singolangu Kecamatan Plaosan, Selasa (07/01/2020).

Dengan didampingi Bupati Magetan Suprawoto, rombongan Dompet Dhuafa yang dipimpin langsung Pembina Sekaligus Pendiri Dompet Dhuafa, Parni Hadi, melihat langsung lokasi yang akan dijadikan proyek yang dibernama “Kampung Susu Lawu” tersebut.

Bupati Suprawoto mengatakan, kerjasama antara Dompet Dhuafa dengan Pemkab Magetan sebagai sinergitas pengembangan kawasan Singolangu sebagai kampung susu. Ia berharap dengan kerja sama ini, bisa menjadi pengungkit ekonomi bagi warga yang berada di lereng gunung lawu.

”Kampung Susu Singolangu itu perlu bantuan, tidak mungkin hanya mengandalkan dari Pemkab saja.  Karena Dompet Duafa itu untuk memberdayakan Sumber Daya Manusia yang akan meningkatkan produktifitas Kampung Susu Singolangu,” kata Kang Woto, sebutan akrab Bupati Magetan, Selasa (07/01).

Bupati Magetan Bersama Tim Dompet Duafa Melakukan Audiens Bersama Para Peternak Sapi.

Selain itu, Pemkab Magetan bakal mengalokasikan dana Anggaran Pendatan Belanja Daerah (APBD) melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Magetan, dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat khususnya para peternak susu sapi. “APBD ada, dan dari Dompet Duafa juga ada untuk penyediaan airnya. Dan saya yakin, dengan bantuan Dompet Duafa, masyarakat Singlangu akan lebih berdaya,” jelas Bupati Magetan.

Sementara, ditempat yang sama, ketua Yayasan Dompet Duafa, Parni Hadi mengungkapkan, kerja sama ini adalah kali pertama yang dilakukan Dompet Duafa sebagai pilot project menggandeng Pemerintahan. Sehingga bisa menjadi contoh untuk Kabupaten lainnya.

“Tujuan kami adalah, untuk membantu pembangunan daerah yang sesuai dengan misi kami yaitu memberdayakan masyarakat miskin. Seperti yang disampaikan Pak Bupati bahwa Singolangu itu mempunyai potensi besar, tetapi ada keterbatasan,” ucapnya.

Parni Hadi mengaku, akan memberikan bantuan kemanusiasan seperti layanan kesehatan gratis, dan membangun jaringan air bersih. “Ada bagian yang bisa diisi oleh Dompet Duafa, misalkan kesehatan gratis, membangun saluran air dan lainnya, karena kalau menunggu APBD khan lama. Dengan Found Rishing atau Crop Founding, Dompet Duafa bisa membantu, dan seluruhnya bisa dipertanggungjawabkan,” ungkap ketua Yayasan Dompet Duafa, (07/01).

Disisi lain, Kepala Disnakan Kabupaten Magetan, Kustini, menyambut baik adanya bantuan Dompet Duafa untuk Kampung Susu Singolangu. Pihaknya juga menyiapkan anggaran Rp. 1.9 Milliar sebagai proyek pembangunan Kampung Susu Singolangu, dan tertuang pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Disnakan Pemkab Magetan Tahun Anggaran 2020.

“Kebetulan juga kami akan ada project untuk pembangunan Kampung Susu Singolangu sebagai agrowisata. Jadi ini sangat membanggakan bagi kami, karena selain meringankan Pemerintah Daerah, juga dapat memberdayakan masyarakat khususnya warga Singolangu,” pungkasnya. (Ren)

 1,706 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!