google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

1 Nyawa Melayang, Jebakan Tikus Listrik Menelan Korban Lagi


ARYA-MEDIA | NGAWI – Sungguh naas… Sunaryo (51), warga Dusun Kedungpawon Rt.02/Rw.01, Desa Kebon, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, meninggal dunia akibat tersengat listrik jebakan tikus di sawah, Kamis (15/4/2021)

Sebelumnya, sekitar pukul 19.00 WIB, korban pergi berpamitan kepada istrinya Siti Rahayu (65), untuk memasang jebakan listrik di sawahnya sendiri, di Dusun Purworejo Desa Watualang Kecamatan Ngawi. Namun, sehabis sholat tarawih, Sunaryo (korban) tidak kunjung pulang, sehingga Siti mengira bahwa Korban berada di masjid.

“Karena curiga, saya mencari korban di area persawahan, dan mendapati sepeda motor di area persawahan dan balik pulang kerumah. Setelah sholat subuh, saya bersama Sanyoto, melakukan pencarian kembali terhadap korban,” ujar Siti Rahayu, Kamis, (15/4).

Setelah dilakukan pencarian di Tempat Kejadian Perkara (TKP), istri korban bersama saksi mendapati Sunaryo (korban red) sudah dalam keadaan tergeletak di area sawah miliknya sendiri. “Langsung saya laporkan kepada kepala dusun setempat, kemudian dilanjutkan melaporkan ke Polsek Ngawi,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Ngawi AKP Kristanto, bersama Kanit I Pidum Polsek Ngawi, dengan didampingi Sateskrim dan SPKT beserta Tim medis dari UPT Puskesmas Paron, mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

“Dari hasil pemeriksaan tubuh korban, terdapat luka memar lebam pada dada kanan dan kiri. Serta luka pada bagaian paha kanan dan kiri kurang lebih 12 cm. Sedangkan pada hidung kiri korban juga mengeluarkan cairan,” jelasnya.

Selain itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, diduga korban meninggal akibat tersengat listrik dari jebakan tikus miliknya sendiri.

“Dari pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi pada jenazah korban, dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” tutup Kapolsek. (Endik/Ren)

 18,315 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!