UA-163642268-1

20 Adegan, Pelaksanaan Rekonstruksi Tewasnya Wanita di Kebun Jagung


ARYA-MEDIA, Ngawi – Sebanyak 20 adegan, dipergakan oleh pelaku kejahatan Muhamad Ikbal Maulana (19), warga Dusun Butuh Desa banjarbanggi Kecamatan Pitu, dalam pelaksanaan rekonstruksi kasus pembunuhan wanita yang tewas di kebun jagung, di petak 51 RPH Sidowayah BKPH Kedunggalar tanah turut Dusun Pojok Desa Banjarbanggi Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi, beberapa waktu lalu.

Pelaksanaan rekontruksi tindak pidana yang menewaskan janda anak satu tersebut, dipimpin langsung olek Kapolsek Pitu, AKP Subandi S.H., pada Rabu (15/01/2020) pukul 10.00 s/d 12.00 WIB.

“Kasus pembunuhan terhadap korban Bella, terdapat 20 adegan yang diperagakan, baik dari saksi maupun pelaku. Dari pelaku, sebanyak 17 adegan, sedangkan oleh saksi hanya 3 adegan saja,” katanya.

Baca Juga :  Belum Kantongi Ijin, Satpol PP Biarkan "Blitar Park" Beroperasi

Dalam rekonstruksi tersebut, secara detail diperagakan oleh pelaku, mulai dari awal pelaku menghubungi korban, hingga sampai melakukan pembunuhan dengan mencekik leher korban sampai meninggal.

“Dari adegan yang diperagakan pelaku, setelah mencekik korban, pelaku kemudian melucuti semua pakaian korban, selanjutnya membuang barang bukti ke sungai Bengawan Solo yang berjarak 500 meter dari TKP, tepatnya di Jembatan Sonde Desa. Bangunrejo Lor Kecamatan. Pitu,” ungkap Kapolsek pitu, Rabu (15/01).

Baca Juga :  Sebanyak 10 Gram Sabu dan 810 Butir Pil Koplo Siap Edar, Berhasil Diamankan Polres Ngawi

AKP Subandi menjelaskan, setelah pelaku melakukan aksinya, kemudian pelaku pulang ke rumahnya dengan membawa sepeda motor korban untuk dijual melalui media social (Medsos). “Penjualan Sepeda motor milik korban, melalui Medsos dengan menggunakan akun Facebook bernama Maulana. Selanjutnya korban menuju ke Surabaya dengan mengendarai Spm milik korban,” jelasnya.

Selain itu, dari adegan ke-18, pelaku menjuan Sepeda motor milik korban kepada Penadah Miskano (20) warga Dusun Banjar Tengah Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur. “Motor dijual kepada penadah dengan harga Rp 4.650.000. Dan pelaku juga menjual HP merk Hwawei  dengan akun yang sama melalui Medsos,” pungkas Kapolsek.

Baca Juga :  Panggung Prajurit TMMD Di Poncol, Jadikan Berkah Bagi Pedagang Dadakan

Diketahui bahwa, tersangka pelaku berhasil diamankan di depan Alfamidi pada Kamis (26/12/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, di willayah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Dalam rekonstruksi, Polisi melibatkan sedikitnya 60 personil untuk pengamanan, dan selama rekonstruksi berlangsung disaksikan pula oleh perangkat Desa setempat serta kurang lebih sekitar 300 warga masyarakat sekitar. (Ren)

 1,342 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!