UA-163642268-1

3 Pelaku Curat Asal Probolinggo Dibekuk Ditreskrimum Polda Jatim


ARYA-MEDIA | SURABAYA – Timsus Subdit Jatanras, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, berhasil meringkus 3 (Tiga) sindikat pencurian dengan pemberatan (Curat).

Ketiga tersangka tersebut diantaranya adalah, ASB (31 tahun) warga Dusun Krajan RT 03/ RW 01, Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, NM, (19 tahun) dan A (35 tahun) yang keduanya berasal dari Dusun Menyono, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Ketiga pelaku menyasar wilayah di Jawa Timur, diantaranya, Probolinggo, Lumajang, Batu, Ngawi, Bojonegoro, Pasuruan dan Sampang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, modus operandi sindikat curat ini, salah satu tersangka melakukan aksinya dengan cara memecah kaca mobil dengan menggunakan busi kendaraan. Sedangkan tersangka lain bertugas mengawasi keadaan sekitar.

Baca Juga :  Pemkab Ngawi "NGOBAR" Bersama Komunitas Warga Peduli Ngawi, Jaring Aspirasi Masyarakat

“Tiga dari sembilan tersangka yang sudah diringkus, mereka sudah melakukan di 15 TKP (Tempat Kejadian Perkara). Pertama di Probolinggo 4 TKP, Bondowoso 1 TKP, Ngawi 1 TKP, Bojonegoro 1 TKP, Batu 1 TKP, Lumajang 4 TKP, Pasuruan 2 TKP dan Sampang 1 TKP,” jelas Handoko, Selasa (27/4).

Dari penangkapan ketiga tersangka, Polisi berhasil mengamankan STNK motor beserta 7 (tujuh) sepeda motor, dan beberapa Hanphone. Sementara, kerugian korban dari total 15 TKP mencapai Rp 1 Milyard.

Baca Juga :  Penambang Pasir Dengan Mesin Diesel, Digrebek Polisi

“Kejadian kriminalitas seperti curat kerap kali meningkat menjelang lebaran. Rata-rata para tersangka mengincar uang korban,” jelas Ditreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto, saat mendampingi Kabid Humas Polda Jatim, (27/4).

Selain itu, sasaran tersangka biasanya menunggu korban di parkiran, baik mall maupun parkiran minimarket. Saat korban lengah, tersangka baru menjalankan aksinya dan mengambil barang berharga yang berada di dalam mobil.

Baca Juga :  Gebyar UKM dan BAZAR Purwodadi Untuk Mengangkat Potensi Serta Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

“Tempat kejadian yang paling banyak yakni di Lumajang, dan para tersangka menggunakan sepeda motor untuk melakukan aksinya,” tandasnya.

Sementara itu, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 (tujuh) tahun penjara. (Redk)

 182 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!