UA-163642268-1

Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran, Polda Jatim Lakukan Penyekatan 7 Titik Perbatasan


ARYA-MEDIA |BANYUWANGI – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, melakukan peninjauan Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, dalam rangka Pengecekan Kesiapan Penyekatan Arus Mudik Lebaran 2021, untuk mencegah penularan Covid-19, Jumat (9/4/2021).

Dalam tinjauannya, Kapolda Jatim didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes beserta Kapolresta Banyuwangi dan Forkopimda Banyuwangi.

“Peninjauan ini dalam rangka melakukan pengecekan kesiapan kebijakan pemerintah terkait himbauan Larangan Mudik Lebaran Tahun 2021, melakukan penyekatan arus mudik,” kata Irjen Pol Nico Afinta, usai meninjau pelabuhan, Jumat (9/4) sore.

Baca Juga :  Satgas TMMD-102 : Perencanaan Pengobatan Masal Bagi Warga Wedusan

Selain meninjau kesiapan kebijakan mudik di pelabuhan ketapang, Kapolda Jatim juga melihat dan mengecek Pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes) dalam rangka penanganan Covid-19, serta pelaksanaan Vaksinasi.

“Saya bersama forkopimda banyuwangi juga mengecek kesiapan vaksinasi dan pelaksanaan Prokes,” jelasnya.

Baca Juga :  Setahun Berlalu...!!! Proses Penyelidikan Laporan Wartawan Dihentikan Polres Sumenep

Kapolda Jatim mengungkapkan, bahwa untuk mudik lebaran pada tahun ini, akan dilakukan penyekatan sekaligus memastikan jalur distribusi kebutuhan pokok agar tetap lancar.

“Untuk penyekatan, akan dibagi menjadi tujuh rayon antara lain, Rayon Banyuwangi, Rayon Malang, Kediri, Madiun, Surabaya, Mojokerto dan Madura,” ungkap Nico, Jumat (9/4).

Kapolda Jatim menyebut, pihaknya akan melaksanakan sosialisasi secara masif terkait giat penyekatan yang akan dilaksanakan di Jawa Timur. “Akan kita sosialisasikan secara masif agar masyarakat mengetahui lebih awal,” tegasnya.

Baca Juga :  Sajian Tahunan Agenda "Gumelaring Budaya Kadipaten Purwodadi"

Selain itu, dalam peninjauan tersebut, Kapolda Jatim juga didampingi oleh GM ASDP Ketapang, meninjau fasilitas di pelabuhan untuk memastikan kesiapan Pos Digital sebagai sarana memantau apabila ada kendaraan masuk wilayah Jawa Timur.

“Pengecekan dilakukan di jalur penumpang untuk memastikan penerapan protokol kesehatan. Serta pengecekan kelayakan kapal dan pengecekan pos penyekatan (pintu keluar ASDP Ketapang,” pungkasnya. (Redk)

 487 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!