UA-163642268-1

Audiensi Seniman Bersama Bupati Magetan, Dampak Pandemi Terhadap Pekerja Seni


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Perwakilan Seniman Kabupaten Magetan, melakukan audiensi bersama Bupati Suprawoto, membahas nasib para pekerja seni yang terdampak pandemi covid-19, Rabu (24/3/2021).

Bertempat di ruang rapat Pendopo Surya Graha Magetan, perwakilan pekerja seni menyampaikan uneg-unegnya dihadapan Bupati Magetan dengan didampingi Asisten I Setdakab Magetan Venly Tomi Nicholas, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan Joko Trihono, Kepala Dinas Kesehatan Dr Hari Widodo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Eko Muryanto, dan Satgas Covid-19 yang mewakili.

Bupati Magetan Suprawoto meminta maaf karena gedung kesenian belum bisa beroperasional maksimal karena terganjal covid-19. Menurutnya, seni itu harus disalurkan dan diwadahi oleh Pemerintah, agar kemampuan para seniman terasah melalui ekspresi yang baik.

Baca Juga :  Alun-Alun Ngawi : Sinau Bareng Cak Nun dan Kyai Kanjeng Dihadiri Ribuan Penonton

“Dulu gedung kesenian Tripandita ingin saya fungsikan agar setiap Sabtu dan Minggu ada pentas seni, tetapi harus tertunda dengan adanya Covid saat ini. Karena pertunjukan kesenian bisa membuat Kota Magetan menjadi kota yang hidup,” kata Bupati Suprawoto, Rabu (24/3).

Pemkab Magetan berupaya berbagai cara untuk memberi ruang kepada pelaku seni, salah satunya halaman perpustakaan disulap menjadi tempat pertunjukan. “Supaya apa, agar anak-anak penggiat sastra bisa pentas disana,” ungkap Bupati Magetan.

Baca Juga :  Warga Mengeluh, Jalan Penghubung Antar Kecamatan Rusak Parah

Sementara itu, Widodo salah satu Ketua Paguyuban Seniman Magetan menjelaskan, pihaknya berharap kepastian aturan antara Pemkab Magetan dengan Pemerintah Desa/Kelurahan, agar selaras dalam memberikan izin untuk menggelar pertunjukan.

“Kami berharap dari PSBB menjadi PPKM berskala Mikro, terdapat kelonggaran untuk mengadakan kegiatan pertunjukan seni. Sehingga para pekerja seni bisa aktif bekerja dengan mengedepankan protokol kesehatan. Sehingga roda perekonomian bisa bangkit kembali,” jelas Widodo, Rabu (24/3).

Baca Juga :  Ketua DPRD Ngawi Dapat Surprise Dari Bupati

Menanggapi hal tersebut, Asisten I Setdakab Magetan Venly Tomy Nicolas, menegaskan bahwa, Pemkab Magetan tidak melarang adanya pekerja seni untuk menggelar pertunjukan. “Boleh boleh saja, tetapi harus tetap menerapkan Protokol Kesehatan, untuk menjaga keselamatan kita bersama,” ungkapnya.

Selain itu, Venly berharap, para pekerja seni dapat membantu mensosialisasikan dan menjalankan anjuran pemerintah dalam menerapkan protkes dengan baik saat acara berlangsung.

“Kami bersepakat akan membuat SOP dengan Disparbud untuk pagelaran kesenian/pertunjukan dengan protkes dan pembatasan yang sesuai aturan,” pungkasnya. (Ren)

 711 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!