UA-163642268-1

Banjir Terjadi di Kabupaten Bojonegoro, Tim Gabungan Pantau Penanganan Bencana


ARYA-MEDIA | BOJONEGORO – Hujan dengan intensitas tinggi, terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro dua hari terakhir. Akibatknya, air sungai Avoor yang berada di Desa/Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, meluap sehingga menyebabkan banjir di sebagian wilayah.

Danramil 0813-01/Bojonegoro Kapten Inf Musriyono, didampingi Babinsa Koramil bersama Kepala Desa Sukorejo, M. Budi Suprayitno, beserta perangkat, terus lakukan pemantauan banjir luapan air sungai Avoor diwilayah teritorialnya.

“Kita juga melakukan pemantauan di Desa Pacul, TPK Perhutani Bojonegoro, dan jembatan Kalianyar, sekaligus menghimbau kepada warga masyarakat untuk tetap waspada banjir,” kata Danramil Sukorejo, Jumat (22/01/2021).

Baca Juga :  Tokoh Pawitandirogo Main Ketoprak, Bupati Magetan Perankan Adipati Terung

Dari hasil pantauan, beberapa wilayah masih terjadi genangan air menuju Sungai Avoor jurusan Sungai Bengawan Solo. Pun demikian, jalan lingkungan TPK Perhutani Bojonegoro yang menuju pemukiman warga, juga merendam 57 rumah dengan ketinggian 20-85 cm. Selain itu, areal persawahan yang ditanami padi usia dua bulan dan bawang merah juga tergenang.

Baca Juga :  Tabrakan 2 Motor Vixion, Akibatnya 1 Orang Meninggal Dunia

Sementara itu, sebanyak 45 orang telah mengungsi di Posko Banjir yang berada di Balai Desa Sukorejo. “Ada 39 orang dewasa, dan 6 orang anak-anak. Sedangkan di Jalan Serma Abdullah Desa Pacul masih juga ada genangan air, tetapi masih bisa dilalui oleh kendaraan,” terang Kapten Inf Musriyono.

Danramil menambahkan, secara umum dampak hujan deras masih bisa diatasi oleh Tim SAR Gabungan dari Kodim 0813, Polres dan BPBD Bojonegoro. Selain itu, dari Pimpinan TNI Kodim 0813 Bojonegoro juga mengintruksikan agar Babinsa untuk bersinergi membantu pelaksanaan dapur umum, pendataan serta pemberian bantuan kepada pengungsi di Balai Desa dan Sport Center Sukorejo.

Baca Juga :  Prof Nur Hasan : Kami Siapkan Kampus Merdeka Belajar, TV Dan Radio UNESA

“Untuk arus air menuju Sungai Bengawan Solo, masih terlihat normal dan lancer”, pungkasnya. (Pen/Redk)

 399 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!