UA-163642268-1

Cegah Radikalisme, Peran Penting Pemuda Mengahadapi ATGH Ciptakan Kondusifitas


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan Jawa Timur, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), menggelar Sarasehan Peran Pemuda Dalam Menghadapi Ancaman, Tantangan, Gangguan dan Hambatan (ATGH) dan Mendukung Terciptanya Kondusifitas di Magetan, di Resto Magetan Park, Jl. Pahlawan Magetan, pada Selasa (25/5/2021).

Dalam acara tersebut, Bakesbangpol Magetan mendatangkan beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) khususnya para pemuda dari KNPI dan pemuda Banser GP Ansor Magetan, serta Ketua PP Muhammadiah dan perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Magetan Jawa Timur.

Dengan tema Peran Pemuda Dalam Menghadapi Ancaman, Tantangan, Gangguan dan Hambatan (ATGH) dan Mendukung Terciptanya Kondusifitas di Kabupaten Magetan, Ormas memiliki potensi sebagai elemen kekuatan bangsa yang berguna untuk merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga :  Update News : Bertambah 3 Warga Magetan Terconfirm Positif Covid-19

Kepala Kesbangpol Magetan Chanif Tri Wahyudi, mengatakan, para pemuda Ormas dinilai mempunyai peran penting dalam mencegah radikalisme dalam bermasyarakat. Ia menyadari jika peran ormas sangat strategis dan merupakan kekuatan baru dalam mendampingi pilar demokrasi untuk menanamkan dan menumbuhkan rasa kebangsaan, serta mencegah ancaman terhadap Negara.

“Ormas di Kabupaten Magetan yang terdaftar saat ini sebanyak 129. Dengan silaturahmi ini, minimal kita bisa mempersatukan beberapa ormas yang ada di Magetan,” ujarnya.

Baca Juga :  Penetapan RPJMDes Tahun 2020-2025 Desa Sumur Songo

Selain itu, peran pemerintah tidak akan mampu optimal jika tidak dibantu semua elemen masyarakat salah satunya yaitu Ormas. Dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah, pemerintah mempunyai kewajiban melindungi masyarakat, menjaga persatuan dan kerukunan nasional serta keutuhan NKRI.

“Selain untuk mencegah adanya radikalisme, diperlukan upaya penanganan dan pencegahan konflik oleh Pemerintah Daerah, dalam mendorong terciptanya stabilitas keamanan dan terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan. Sehingga pemerintah memberikan ruang bagi pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan sinergitas dan peran serta seluruh komponen masyarakat,” jelas Chanif, Senin (25/5).

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0804 Magetan, Letkol Inf Ismulyono Triwidodo, menyampaikan bahwa, di era zaman teknologi saat ini, masyarakat khususnya para pemuda harus bisa memanfaatkan medsos (Media Sosial) secara bijak untuk kebaikan.

Baca Juga :  Dianggap Tak Relevan, Ketua Fraksi PDIP Surabaya Tolak Pembentukan Pansus Covid-19

“Dengan adanya Medsos, berita hoax juga sangat mempengaruhi kamtibmas di masyarakat, sehingga peran pemuda sangat penting untuk memberikan pemahaman dan meluruskan berita-berita tidak benar, yang dapat berpotensi memcah belah persatuan bangsa,” terang Dandim.

Disisi lain, Dandim juga berharap, kepada para pemuda dan Ormas di Kabupaten Magetan, agar bisa mencegah untuk deteksi dini segala macam ancaman yang dapat memperbelah persatuan dan kesatuan bangsa. “Kita harus eling lan waspada (kita harus ingat dan selalu waspada),” pungkasnya. (Ren)

 436 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!