UA-163642268-1

Cucu Dicabuli Tetangga, Nenek di Magetan Lapor ke Polisi


ARYA-MEDIA, Magetan – Sebut saja Mawar, seorang anak dibawah umur diduga menjadi korban pencabulan. Bocah yang masih duduk di Sekolah Dasar tersebut, menjadi pelampiasan budak nafsu pria bejat berinisial JW (62), warga yang tinggal di Kabupaten Magetan.

Mengetahui hal itu, nenek (M) warga setempat melaporkan kejadian tersebut ke Polres Magetan untuk menuntut keadilan, karena cucunya yang masih berumur 11 tahun, telah diperlakukan tidak senonoh oleh (JW) yang tak lain tetangganya sendiri.

Semula, nenek M curiga setelah medapati korban mawar memiliki uang banyak hingga sampai Rp 400 ribu. Sementara, dari pengakuan Mawar, uang tersebut merupakan pemberian JW sebagai tutup mulut agar korban tidak membeberkan perlakuannya kepada siapapun.

Baca Juga :  Apes..... Karena Hujan Angin, Atap Rumah Roboh Dua Kali

“Dari pengakuan cucu saya, JW mengasih uang 10, 50 dan terakhir 400 ribu. J menyuruh cucu saya tidak usah bilang sama saya. Kalau uangnya tinggal 15 ribu, katanya habis buat jajan,” kata M saat ditemui dirumahnya, Sabtu (22/08/2020).

Menurut pengakuan (JW), lanjut nenek M menjelaskan bahwa, pihaknya memberi uang kepada cucunya sebagai tutup mulut karena telah menggerayangi dan menciumi mawar. “Saya tidak percaya atas pengakuan JW. Setelah saya tanya kepada cucu saya, katanya tubuhnya dipegang-pegang olej JW, dan memasukkan jarinya ke kemaluannya,” jelas M kepada awak media, Sabtu (22/8).

Baca Juga :  Belajar Mengajar Tatap Muka Bakal Berlaku di Magetan, Kanesma Dimulai Pekan Depan

Selain itu, kejadian tidak senonoh itu dilakukan JW pada saat rumah korban sepi, karena ditinggal neneknya untuk bekerja di sawah. “JW mengajak mawar berbuat gituan di dalam kamar saat keadaan ruma sepi. Bahkan, pelaku JW sempat menempelkan alat vitalnya sebanyak 2 kali dan memasukkan jarinya kealat vital cucu saya sebanyak 4 kali,” ujar nenek M.

Sementara, atas kejadian tersebut, sudah dilakukan mediasai antara korban dan pelaku bersama pihak desa setempat. Namun keluarga korban bersikukuh untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Baca Juga :  Forkopimca Rejoso Lakukan Karya Bhakti dan Memberikan Sembako Kepada Warga Tertimpa Musibah

Disisi lain, Kasatreskrim Polres Magetan, AKP Ryan Wira Raja Pratama membenarkan kejadian tersebut. Keluarga korban telah melapor ke Polres Magetan pada Kamis (20/8) kemarin. “Laporan dari nenek korban telah ditindak lanjuti dengan pemeriksaan visum. Dokter menyatakan alat vital korban mengalami luka, namun selaput dara korban masih utuh,” terang Wira Raja, Sabtu (22/8).

Sampai berita ini diturunkan, Polres Magetan masih melakukan penyeledikan lebih lanjut terkait dugaan pencabulan anak dibawah umur. “Saat ini telah ditangani oleh Satreskrim unit PPA Polres Magetan,” pungkasnya. (Ren)

 5,656 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!