UA-163642268-1

Diskusi Publik : Peran Media Menangkal Hoax dan Radikal, Diikuti Peserta Dari 18 Provinsi


ARYA-MEDIA | SURABAYA – Sekolah Wartawan MZK Institute Jakarta, menggelar Diskusi Publik “Peran Media Menangkal Berita Hoax dan Radikal”, pada Senin malam (24/5/2021), mulai pukul 19.00 – 22.00 Wib, melalui aplikasi zoom.

Sebanyak 100 peserta dari 18 Provinsi di Indonesia, mengikuti diskusi tersebut dengan 4 narasumber diantaranya, Bupati Magetan Suprawoto, yang pernah Sekretaris Jenderal Kominfo, bersama Yurnaldi mantan wartawan harian Kompas, Syaiful Anam Wakil Bendshara PWI Jawa Timur, serta sekretaris JMSI, Aji Gunawan.

Agung Santoso, selaku Direktur Pendidikan Sekolah Wartawan MZK Institute menjelaskan, bahwa 18 Provinsi yang mengikuti diskusi virtual terzebut diantaranya Jatim, Sumsel, Kalbar, Jabar, Riau, Sulsel, NTT, Jateng, Sulbar, Jambi, Sumut, Papua Barat, DKI, Sultra, Aceh, Sumbar, Bengkulu, dan NTB.

Baca Juga :  Mayat Seorang Kakek Ditemukan Membusuk di Kebun Tebu

“Sebenarnya yang ikut lebih 100 peserta. Karena kuota terbatas hanya sampai 100 peserta, sehingga banyak yang tidak bisa masuk. Kami mohon maaf, diupayakan kedepan bakal ditambah kuotanya lebih dari 100 peserta,’ ungkap Agung, yang juga sebagai Ketua Forum Komunikasi Pemimpin Redaksi Media ( FKPRM) di Jawa Timur.

Agung mengungkapkan, peserta dari diskusi online itu, terdiri dari beberapa unsur yakni, ada awak media seperti Pemimpin Redaksi, Redaktur, Wartawan, dan umum. Dengan berbagai macam topik hangat yang di angkat ke permukaan.

Baca Juga :  Bagi-Bagi Takjil Bentuk Sinergi MPN Dengan Masyarakat

“Kegiatan Diskusi Publik ini rutin di adakan secara periodik, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di Indonesia,” tandas Agung. (Redk)

 151 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!