UA-163642268-1

Empat Kasus Sabu Diungkap Polres Magetan, 1 Diantaranya Pengedar


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Satresnarkoba Polres Magetan berhasil ungkap 4 kasus tindak pidana narkotika di wilayah Kabupaten Magetan Jawa Timur.

Polisi berhasil menangkap 4 tersangka, 3 diantaranya warga Magetan, dan 1 orang asal Kabupaten Ngawi. Keempat tersangka tersebut adalah, TWS alias PN, laki-laki (39) tahun warga Sukowinangan Magetan, KN alias AN laki-laki (53) dari Magetan, dan SR seorang perempuan (35) dari Kecamatan Sidorejo Magetan, serta PYN laki-laki (50) warga asal Ngawi.

Kapolres Magetan, AKBP Festo Ari Permana didampingi Kasatres Narkoba, AKP Dodik Wibowo SH, mengatakan bahwa, ungkap kasus narkotika berawal dari salah satu tersangka dan dikembangkan menjadi tiga tersangka lainya.

Baca Juga :  Rugikan Negara 4,4 Milliar, Seorang Manager Bank Ditahan Kejati DKI Jakarta

“Dari keempat tersangka, satu diantaranya sebagai bandar pemasok sabu,” ujar Festo, dalam Pers Reallisnya, di halaman Mapolres Magetan, Sabtu (31/07/2021).

Tersangka yang pertama TWS alias PN, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) narkotika jenis sabu seberat 22 gra, timbangan elektrik, alat hisap bong, plastik klip kosong, dan juga hand phone.

Baca Juga :  Bersih Desa Ngelang Kecamatan Kartoharjo, Sinau Bareng Bersama Cak Nun Dan Kyai Kanjeng

“Dari penangkapan PN kemudian dikembangkan dengan penangkapan pelaku KN alias AN bersama temannya PYN warga Kabupaten Ngawi. Kemudian berlanjut penangkapan kepada tersangka perempuan berinisial SR warga Kecamatan Sidorejo Magetan,” jelas Kapolres.

Dari keterangan pelaku PN (bandar red), lanjut Kapolres Magetan mengungkapkan, bahwa barang haram tersebut didapatkan dari rekannya yang berada di Rutan Madiun. “Dari pengakuannya, barang sabu berasal dari Rutan Madiun. Saat ini masih terus kita kembangkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Evaluasi Program TMMD ke 102 dengan Pemkab Probolinggo

Atas perbuatan tersangka PN, pelaku dikenakan pasal 114 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 dan pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. “Denda paling sedikit 1 Milliar dan paling banyak 10 Milliar,” pungkasnya. (Ren)

 434 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!