UA-163642268-1

Forkopimda Bojonegoro Tinjau Kali Ingas Pasca Terjadinya Tanggul Jebol


ARYA-MEDIA | BOJONEGORO – Bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bojonegoro, Dandim 0813/Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto, meninjau hilir Kali Ingas Turut di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno. Kegiatan tersebut dilakukan, pasca jebolnya tanggul kali beberapa waktu lalu yang berlokasi di Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Upaya peninjauan tersebut dalam rangka melihat secara langsung dampak yang ditimbulkan pasca meluapnya Kali Ingas, pada Minggu (20/12/2020).

Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah mengatakan bahwa, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Bojonegoro telah melakukan assesment, perencanaan dalam penanggulangan luapan Kali Ingas yang meluap setiap kali meluber ketika intensitas hujan tinggi.

Baca Juga :  Jadikan Sentra PKL, SatPol PP Magetan Layangkan Surat Kepada Bupati Agar Ditertibkan

“Memang wilayah Lebaksari, Kalisari dan Kadungrejo Kecamatan Baureno, merupakan daerah bantaran Sungai Bengawan Solo. Ketika elevasi air Bengawan Solo naik, pada ketinggian tertentu sungai-sungai kecil seperti Kali Ingas airnya tidak bisa terbuang seluruhnya ke Sungai Bengawan Solo. Sehingga mengakibatkan luapan yang dapat mengancam lahan pertanian, pemukiman, serta infrastruktur lainnya. Oleh karena itu, penguatan jalan juga harus dilakukan agar akses transportasi dan aktifitas lancar,” tuturnya.

Baca Juga :  Warga Sambiroto Digegerkan Penemuan Mayat Mengambang Di Sungai

Sementara itu, Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Bojonegoro, Tedjo Sukmono, menjelaskan, untuk menanggulangi terjadinya luapan Kali Ingas akan segera dibangun pintu pengendali banjir atau Check Dam Kali Ingas yang tidak jauh dari bibir Kali menuju Sungai Bengawan Solo.

Ketika air Sungai Bengawan Solo naik, nantinya pintu tersebut akan ditutup dan membuang air yang di Kali Ingas menggunakan pompa air dengan kekuatan yang memadai.

Baca Juga :  Dirgahayu Kemerdekaan, Desa Banjarejo Manfaatkan Lomba Bersih Lingkungan

“Di tahun 2021 ke depan, segera kita melakukan perencanaan dan pemetaan secara matang, nanti mungkin tahun 2022 pembangunan fisik pintu pengendali banjir (Check Dam) Kali Ingas baru bisa direalisasikan,” jelasnya. (Pen/Redk)

 1,004 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!