UA-163642268-1

HMPI : Bersinergi Menjaga dan Peduli Lingkungan Hidup


ARYA-MEDIA | Bojonegoro – Dalam rangka peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan hidup, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), melaksanakan tanam bibit trembesi sebanyak 4.500 pohon, Jum’at (27/11/2020).

Penanam bibit tersebut dilakukan di 3 lokasi berbeda, yakni Desa Kepohkidul, Desa Duwel, dan Desa kesongo, yang masing-masing daerah ditanami 1.500 pohon.

Kepala DLH Bojonegoro, Drs. Hanafi, MM., mengatakan, penanaman pohon selama kurun waktu dua tahun, DLH Bojonegoro telah menanam sebanyak 310 ribu pohon di jalan desa, kabupaten, provinsi, sekililing waduk/embung, kanan kiri jalan menuju wisata, dan fasilitas umum desa.

Baca Juga :  Geger....!!! Ditemukan Bayi Mungil Depan Pagar Rumah Pak Haji

“Kegiatan ini di ikuti oleh 40 orang anggota kelompok ternak dan industri rumah tangga pangan se- Kecamatan Kedungadem,” kata Hanafi, Jumat (27/11).

Dijelaskan Hanafi, selain kegiatan tanam bibit pohon tersebut, bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan penjelasan kepada pelaku usaha ternak dan industri rumah tangga pangan, akan pentingnya pengelolaan limbah dan pemanfaatan limbah. Sehingga tidak menimbulkan dampak lingkungan yang berbahaya,, serta mengurangi pencemaran lingkungan. “Ada juga kegiatan penghasil energi gas yang terbarukan (biogas), dengan bahan baku ternak kotoran sapi dan limbah industry,” jelasnya.

Baca Juga :  Penjelasan Polri Terkait Ustad Maaher Tutup Usia

Sementara, Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, menyampaikan bahwa, dalam penanaman pohon harus dilakukan dengan cara baik dan benar, agar dapat tetap hidup. Mulai dari menanam, kedalaman tanahnya, bentuk bibitnya, dan tiang penyangga untuk bibitnya.

“Saya yakin warga Kesongo dan sekitarnya makin sadar terhadap kebersihan lingkungan, termasuk sampah.  saya minta tolong, agar tidak di buang sembarangan, termasuk sampah plastik yang tidak bisa menyatu atau melebur dengan tanah, akan diperlukan waktu yang bertahun tahun,” ujar Bupati Bojonegoro, (27/11).

Baca Juga :  FKPRM Jatim : Membangun Kembali Karakter Bangsa Melalui Tema Sumpah Pemuda 20200

Ditempat yang sama, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto mengatakan bahwa, pelestarian alam dengan cara menanam pohon penghijuan, merupakan salah satu program inergisitas untuk menjaga alam tetap sejuk dan sehat.

“Harapannya adalah, untuk menjaga kelestarian alam sekitar sebagai wujud syukur dan cinta tanah air, dan otomatis nantinya alam juga akan menjaga kita,” pungkasnya. (Pen/Redk)

 1,076 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!