google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Kapolri Minta Tindak Tegas Oknum Polisi Yang Terlibat Narkoba


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada jajaran Propam Polri, untuk menindak tegas seluruh personel kepolisian yang terjerat kasus Narkoba.

Hal itu ditekankan Sigit saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Propam Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).

“Terhadap yang melakukan pidana, utamanya narkoba, kalau memang sudah tidak bisa diperbaiki, atau tidak bisa dibina, yang seperti itu selesaikan saja,” ujarnya dengan tegas.

Menurut Sigit, tugas pokok personel Kepolisian sudah jelas yakni memberantas, memberangus dan menangkap bandar narkoba di Indonesia. Bukan malah sebaliknya, polisi malah terjerumus masalah narkoba.

“Karena, saya pikir kami sebagai penegak hukum yang bertugas melakukan penangkapan dan pemberantasan terhadap hal seperti itu. Tapi, disitu ada juga rekan-rekan didalamya, yang beginian selesaikan dengan cepat,” ucap eks Kabareskrim Polri, Selasa (13/4).

Disisi lain, Kapolri juga menyebut, bahwa sudah banyak perubahan sikap maupun perilaku dari aparat kepolisian di lapangan. Terutama personel yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Sudah banyak perubahan yang dilakukan oleh anggota. Saya melihat bagaiamana rekan-rekan bekerja hadir pada saat masyarakat membutuhkan kehadiran kepolisian pada saat siang, saat banjir, maupun saat hujan,” ujar Sigit.

Maka dari itu, Sigit menegaskan bahwa, apabila ada oknum kepolisian yang terlibat narkoba ataupun terjerat pidana lainnya, justru akan merusak citra Polri yang saat ini terus membangun kepercayaan publik.

“Jadi, jangan hanya gara-gara satu dua oknum yang melakukan pelanggaran, maka 100 anggota yang sudah bersusah payah itu akan hilang. Ibarat kata, hanya gara-gara nilai setitik maka rusak susu sebelanga. Hal seperti itu kedepan harus diperbaiki,” tutup Kapolri. (Redk)

 447 total views,  1 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!