UA-163642268-1

Kelurahan Mranggen Prioritaskan Pembangunan Prasasti Watu Gilang Tegal Turi


ARYA MEDIA | MAGETAN – Pemerintah Kelurahan Mranggen Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, mengadakan Musyawarah Pembangunan Kelurahan (Musbangkel), pada hari Rabu (27/01/2021).

Dalam acara tersebut didapatkan pengerucutan rencana pembangunan yang akan dijangkau pada tahun 2022 mendatang.

Suwita Hadi selaku Kepala Kelurahan (Lurah) Mranggen menuturkan, jika Musbangkel 2021 tersebut dicanangkan untuk pembangunan di tahun 2022. Menurutnya, pengukuhan program Kelurahan Mranggen tersebut sudah disepakati dan disetujui oleh pihak terkait. Sedangkan dalam pelaksanaaanya dihadiri 50 orang dengan mentaati protokol kesehatan.

Baca Juga :  Sinau Bareng Di LP Madiun : Cak Nun Dapat Hadiah Kaligrafi Sepanjang 1 Meter

“Adapun pihak yang sepakat dan setuju di antaranya adalah, Kepala Kecamatan Maospati, Kepala Kelurahan Mranggen berseta jajarannya, Ketua RT/RW se-Kelurahan Mranggen, Ketua Gapoktan, Ketua Tim Penggerak PKK, dan tokoh agama, tidak lupa Babinsa dan Babinkantibmas,” jelas Suwita, saat ditemui di ruangannya, Kamis (28/01).

Suwita mengakui, bahwa pihaknya telah mengantongi 6 usulan pembangunan, di antaranya Rehab Prasasti Watu Gilang Tegal Turi, Pembangunan Lapangan Voli terbuka, Perbaikan Drainase di 2 tempat yakni di Rt. 7 dan Rt. 10, Pengecoran jalan di Rt. 9, Membangun Tempat Pembuangan Sampah Terpadu yang lokasinya di tanah aset Kelurahan Mranggen.

Baca Juga :  Pembuat Kurungan Ayam Termotivasi Dengan Program Non Fisik TMMD

“Untuk anggaran pembangunan tahun 2022 itu mengacu pembangunan di tahun 202, nilainya sekitar Rp. 758 juta,” papar Suwita kepada Arya Media (28/01).

Pemerintah Kelurahan Mranggen kedepan akan memprioritaskan pembangunan dan revitalisasi di Prasasti Watu Gilang Tegal Turi, sebagai salah satu destinasi wisata.

“Sebenarnya tahun lalu Prasasti Watu Gilang itu sudah mendapatkan perhatian dari pemerhati Cagar Budaya wilayah Mojokerto, namun baru terancang sekarang untuk diprioritaskan. Untuk prasasti tersebut saya anggarkan khusus dengan kisaran Rp 110 jutaan,” pungkasnya. (Bgs/Redk)

 1,382 total views,  2 views today

Baca Juga :  Waspada Penyebaran Covid-19 di Banyuwangi, Semua Penumpang Datang Didata


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!