UA-163642268-1

Launching Program PK-21 Acuan Intervensi Pemkab Magetan


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (DPPKB-PPPA) Kabupaten Magetan, melaunching program PK-21 (Pendataan Keluarga) Tahun 2021, yang diselenggarakan di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha, Kamis (01/04/2021).

Pendataan tersebut dilakukan Pemkab Magetan dalam kurung waktu 5 tahun sekali, yang akan berlangsung selama 2 bulan kedepan mulai dari tanggal 31 april – 31 mei 2021. Selain itu, program PK-21 merupakaan upaya validasi pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat, baik dengan sistem pendataan langsung, maupun sistem pendataan online melalui smart phone.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, bahwa pendataan seharusnya dilakukan pada tahun 2020, akan tetapi diundur karena pandemi Covid-19. Menurutnya, pendataan tersebut sangatlah penting karena berhubungan erat dengan pendidikan anak.

Baca Juga :  Pemkab Magetan Sabet Penghargaan Kemendagri

“Pendidikan pertama adalah dari keluarga, jadi keluarga yang sejahtera tentu akan memberikan sumbangsih kepada pendidikan anak,” kata Bupati Suprawoto, Kamis (01/04).

Dijelaskan Bupati Magetan, perilaku anak merupakan cerminan dari keluarga. Maka dari itu, pendataan tersebut dalam rangka intervensi pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  Sopir Ancam Wartawan Pakai Clurit : Forum Pimpinan Media dan Wartawan Siap Laporkan ke Polda Jatim

“Pemerintah bisa intervensi, apabila ada keluarga yang kurang mampu atau tidak bisa apa-apa. Jadi pendataan keluarga ini sangatlah penting, untuk mengetahui kondisi real di lapangan,” jelas Bupati kepada Arya Media, (01/04).

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB-PPPA Kabupaten Magetan Furiana Kartini berharap, kepada masyarakat dapat memberikan data yang nyata, sehingga nantinya pemerintah bisa intervensi sesuai data yang valid.

Baca Juga :  Pasca Bencana Banjir, HUT Kecamatan Kartoharjo Menjadi Penghibur Warga

“Data tersebut akan digunakan sebagau kebijakan Pemkab Magetan. Untuk penanangan, penyuluhan akan dilakukan oleh kader kader di setiap desa ataupun kelurahan dengan sistem smart phone maupun pendataan secara langsung,” terang Furiana, Kamis (01/04).

Selain itu, dalam pendataan tersebut berlaku bagi seluruh masyarakat, baik yang bertempat tinggal di Magetan maupun di luar Kabupaten Magetan. “Minimal sudah tinggal di Magetan selama 6 bulan, walaupun belum memiliki KTP sebagai masyarakat Magetan harus di data,” tutup Furiana Kartini. (Rwy/Ren)

 458 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!