UA-163642268-1

Moda Transportasi Dibuka Magetan Tetap Sepi, “Bukan Untuk Mudik”


ARYA-MEDIA, Magetan – Meskipun moda transportasi sudah diperbolehkan oleh Pemerintah pusat, jalur transportasi darat di wilayah Kabupaten Magetan masih terlihat lengang dan sepi. Walaupun moda transportasi secara resmi dibuka, namun tidak terlihat adanya hilir mudik transportasi angkutan umum di wilayah Magetan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magetan, Joko Trihono mengatakan, moda transportasi pada masa Covid-19, memang sudah mulai dibuka oleh Menteri Perhubungan. Namun, sampai hari ini belum ada angkutan Bus, Akdp dan Akab baik reguler maupun trayek, juga masih belum beroperasi, Senin (11/5/2020).

“Dalam ketentuannya, memang bukan difungsikan untuk mudik, tetapi untuk beberapa kepentingan seperti kedinasan, pendistribusian barang, layanan kesehatan, dan beberapa hal yang fungsi transportasi itu sendiri untuk masyarakat. Akan tetapi bukan dibuat untuk kepentingan mudik dan pulang kampung,” ujarnya.

Baca Juga :  Naikkan Popularitas Wisata Di Magetan, Bupati Suprawoto Ngevlog Bersama Isa Bajai Dan Bajindul

Menurutnya, banyak kendala bagi tarnasportasi umum apabila menjalankan trayeknya. Karena ada beberapa wilayah di Jawa Timur, seperti Surabaya dan Sekitarnya masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBP). “Kebetulan surabaya dan sekitarnya ada psbb, jadi moda transportasi bus umum yang melewati Surabaya akhirnya menjadi kendala,” terang Joko Trihono.

Selain itu, Kepala Dishub Kab Magetan juga menjelaskan, himbauan Pemerintah untuk tidak mudik sudah mulai dipantau oleh masyarakat. Karena dari pantauan di berada di titik-titik perbatasan Magetan, digunakan paling banyak untuk transportasi murni dalam pendistribusian sembako dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Lantaran Kesal...!!! Seorang Bapak Aniaya Anak Kandung Hingga Tewas

“Memang masih banyak kita jumpai masyarakat untuk mudik ataupun hanya liburan, tetapi beberapa terakhir ini sudah sangat mulai berkurang. Saat ini kebanyakan didistribusikan untuk kepentingan yang sangat mendesak,” jelas Joko Trihono kepada Arya Media, Senin (11/5).

Sementara itu, lanjut Joko Trihono, Pemerintah berharap kepada masyarakat untuk paham dan mengerti bagaimana penyebaran Virus Corona (Covid-19) masih terus meningkat. Maka dari itu, dibutuhkan kerjasama dari segala lini untuk melakukan pencegahan bersama dalam penyebaran virus tersebut.

Baca Juga :  Antisipasi Bangunan Rusak, Dan SSK Satgas TMMD Selalu Monitor Berita BMKG

“Dari Kementrian sepertinya sudah mulai menata beberapa konsep, termasuk perdagangan kelihatannya sudah mulai ditata. Kapan mall atau pasar modern akan dibuka, sepertinya sudah ada konsep-konsep seperti itu. Karena, kalau ini dibiarkan kita terbelenggu adanya Covid-19, dan perekonomian akan lumpuh,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Kementrian Perhubungan, sudah memberikan kelonggaran semua moda transportasi kembali beroperasi sejak Kamis (7/5) kemarin, namun dengan ketentuan harus mentaati protokol kesehatan. Tujuan kebijakan tersebut, dimaksudkan agar perekonomian nasional masih tetap berjalan. (Ren)

 1,919 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!