UA-163642268-1

Pasang Surut Industri Furnitur Jawa Timur di Masa Pandemi, Ribuan Kontainer Go Internasional


ARYA-MEDIA |SIDOARJO – Pangsa pasar perusahaan furnitur di Sidoarjo Jawa Timur, banyak mengalami kesulitan, bahkan gulung tikar akibat dampak pandemi Covid-19.

Namun, berbeda dengan perusahaan furniture PT. Integra Indocabinet. Tbk, masih eksis produksi furnitur dengan mengekspor ribuan kontiner furnitur setiap bulannya. Pun demikian, selama masa pandemi justru permintaan meningkat tajam.

Perlu diketahui, PT. Integra Indocabinet. Tbk mampu mengekspor seribu kontainer furniture setiap bulannya, untuk dikirim ke Amerika Serikat. Lebih dari 85 persen hasil produksi furniture merupakan pesanan luar negeri.

“Rata-rata nilai ekspor dalam satu tahun mencapai 4 triliun rupiah lebih,” kata Halim Rusli, CEO PT. Integra Indocabinet, dilansir dari Radar Bangsa, Selasa (20/4/2021).

Dijelaskan Halim, pangsa pasar domestik sebelum pandemi mencapai 20 persen, tapi saat pandemi berlangsung semuanya stagnan, atau jalan di tempat.

Baca Juga :  Uji Coba Road Sweeper Pembersih Kota Magetan

Di sisi lain, untuk pemenuhan kebutuhan bahan baku kayu, Halim mengaku memiliki pasokan aman dan tidak ada kendala. “Pasokan kayu aman dan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) M. Lutfi menjelaskan, bahwa keberadaan PT. Integra sangat penting, karena merupakan salah satu pabrik penghasil furniture terbesar di Indonesia.

“Karena pasar utamanya adalah luar negeri atau mayoritas hasil produksinya adalah ekspor,” ujar Lutfi, usai melepas puluhan kontainer ekspor tujuan Amerika Serikat didampingi Wagub Jatim Emil Dardak dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor). Selasa,(20/4/2021).

Lutfi juga berjanji, akan membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi industri khususnya di Jawa Timur, untuk meningkatkan ekspor lebih besar menuju Negara-Negara lainnya.

Baca Juga :  Kepedulian Pemkab Probolinggo Pada Media Dan Wartawan

“Ini ada namanya value change. Sistemnya akan kita perbaiki, supaya harga ongkos produksi bisnis bisa lebih murah dan mudah. Dan Pak Halim akan datang ke Kemendag dan saya akan menujuk satu orang wakil yang bertanggung jawab untuk PT. Integra ini untuk bisa memastikan ekspor lebih besar lagi,” jelas Menteri Perdagangan RI.

Baca Juga :  "Bersih Desa" Guyung Gelar Wayang Kulit Dari Surakarta, Hidupkan Gotong Royong Demi Kerukunan Warga

Selain itu, Lutfi juga membantah, jika pasokan bahan baku di Indonesia lebih sulit dibanding dengan Negara Vietnam. “Justru peluang ekspor ke Amerika Serikat semakin terbuka lebar, karena kompetitor Indonesia yakni Vietnam yang merupakan salah satu negara pengekspor furnituter terbesar saat ini tengah menghadapi sanksi dari Amerika Serikat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Negara Vietnam saat ini, sedang mendapatkan sanksi dari Amerika Serikat, dengan adanya impor dan perdagangan kayu ilegal. Selain itu, AS menuding bahwa Vieynam telah manipulasi mata uang yang menyebabkan ruginya perdagangan AS. (Redk)

 13,936 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!