UA-163642268-1

Pemkab Akan Tindak Sesuai Ketentuan, Bupati Magetan : Perbuatan Sekdes Banjarejo Sangat Disayangkan


ARYA-MEDIA, Magetan – Sungguh sangat disayangkan, kelakuan oknum perangkat desa sebagai Sekertaris Desa (Sekdes) Banjarejo Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan, Karena telah melakukan tindak pidana diduga mencuri sebuah kotak amal di wilayah Kabupaten Ngawi beberpa waktu lalu.

Hal itu diungkapkan Bupati Magetan Suprawoto, saat menerima bantuan sembako dari PT Jasamarga, di posko Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Magetan, Kamis (02/07/2020).

“Kejadian ini sangat disayangkan, karena seorang oknum perangkat desa telah melakukan perbuatan yang sangat tidak baik, secara pribadi saya menyanyangkan hal itu,” kata Bupati Magetan.

Baca Juga :  Penandatangan Perjanjian, Bentuk Pengabdian Relawan Covid-19 Sebagai Garda Terdepan

Menurutnya, ditangkapnya Sekdes Banjarejo (Carik) Magetan atas tindak pidana pencurian, bakal dikaji dan di evaluasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan sesuai aturan yang berlaku. “Kita akan kaji bersama Dinas PMD, Inspekterorat, dan bagian hukum. Kita akan bertindak sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap Bupati Suprawoto.

Baca Juga :  Saat Mencari Rumput, Warga Magetan Tewas Kesetrum di TPA Milangsari

Selain itu, Bupati Magetan akan menampung aspirasi dari masyarakat sebagai bahan evaluasi atas permintaan warga Desa Banjarejo Ngariboyo. “Rencanya, besok kita akan menemui warga Desa Banjarejo, dan nanti kita lihat ketentuannya,” ungkapnya.

Sementara, azas praduga tak bersalah bakal diitempuh oleh Bupati Magetan sebagai kebijakan dari Pemkab Magetan. “Pegawai Negeri saja, kalau tersangkut pidana harus ada inkra. Begitu mempunyai kekuatan hukum yang tetap, baru kita tindak. Kami akan terus berkoordinasi dengan Kepolsisian Ngawi,” jelasnya.

Baca Juga :  Evaluasi Program TMMD ke 102 dengan Pemkab Probolinggo

Sebagai informasi, perwakilan warga Desa Banjarejo Kecamatan Ngariboyo Magetan, kembali melakukan aksi protes di kantor desa pada Rabu malam (1/7). Puluhan warga tersebut, menuntut oknum perangkat desa yang telah mencoreng nama baik desanya, untuk mundur dari jabatannya. Perbuatan oknum tersebut, diduga telah melakukan tindak pidana pencurian, dengan membobol kotak amal di salah satu musholah di Desa4Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi pada Juni lalu. (Ren)

 3,130 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!