UA-163642268-1

Pisah Sambut Kepala PN Ngawi di Pendopo Widya Graha, Predikat WBK Segera Terwujud


ARYA-MEDIA | NGAWI – Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Ngawi Jawa Timur, menggelar pisah sambut antara Kepala PN lama Ricky Fardinad dengan Pejabat Baru Sunoto di Pendopo Widya Graha Ngawi, Selasa malam (17/2/2021).

Acara dengan undangan terbatas tersebut, dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (protkes) secara Ketat. Sebelumnya, kedua pejabat tinggi yudikatif tersebut telah dilantik sebelumnya di Pengadilan Tinggi Surabaya pada (03/02) lalu.

Dalam sambutannya, Ricky Fardinad selaku pejabat lama PN Ngawi mengatakan, bahwa selama menjabat di Kabupaten Ngawi hampir tidak ada perkara berat dibandingkan dengan tugas ditempat lain.

“Dulu itu banyak perkara yang sangat berat dan menarik perhatian, tapi hanya perkara umum seperti narkoba, pencurian, judi. Ya itu itu aja, tidak ada yang lain,” kata Ricky Fardinad, Senin (15/02).

Baca Juga :  Dandim 0820 Lepaskan Gerak Jalan Dalam Rangka HKN

Harapannya, lanjut mantan Kepala PN Kabupaten Ngawi lama mengungkapkan, kedepan PN yang baru meneruskan rencana Pengadilan Negeri Ngawi, untuk diusulkan naik kelas menjadi Pengadilan Kelas Satu.

“Mudah-mudahan tahun ini sudah turun meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Kedepan, tinggal meneruskan sistem PN Ngawi yang sudah direncanakan sebelumnya,” jelas Ricky.

Ricky berharap, rencana Pengadilan Negeri Ngawi dapat terlaksana, seperti dipisahkan antara pengunjung sidang yang tidak boleh masuk ruangan Hakim, semua berkas perkara diisolasi di meja PTSP secara transparan. Jadi semua jelas terukur pelayannya dan tidak ada lagi pertemuan-pertemuan yang menggangu keluasan Hakim.

“Terutama kepada Awak Media, untuk sport memberikan pemberitaan yang dibutuhkan, berkoordinasi dengan Pejabat baru, saling bersinergi untuk PN Ngawi supaya bisa naik kelas satu B. Karena yang kelas dua tinggal sedikit di Jawa Timur,” jelasnya kepada awak media, (16/2).

Baca Juga :  Jubir KPK Febry 'Apresiasi Kasus Lisda Di Probolinggo'

Sementara itu, Sunoto, selaku Kepala PN Ngawi yang baru, mengatakan bahwa, pihaknya akan meneruskan kinerja PN lama, agar dapat tercapai secara maksimal

Menurutnya, berkaitan kenaikan kelas, tentunya sangat berharap agar pelayanan terhadap pencari keadilan dilakukan secara online, dengan mengikuti era digitalisasi. “Semuanya sekarang serba digital, artinya untuk pendaftaran perkara secara online, baik permohonan, maupun surat keterangan. Tentunya akan meningkatkan pelayanan dan juga lebih transparansi,” ujarnya.

Selain itu, peran Media bisa mengontrol dan mewartakan terhadap kinerja pengadilan. Karena pandemi covid-19 sidang persidangan di lakukan secara daring, tidak ada Persidangan langsung. “Berkaitan dengan informasi dari kinerja peradilan, terutama terhadap putusan, bisa datang ke media center PN bisa langsung akses Web Pengadilan,” papar Sunoto, (16/2).

Baca Juga :  Monev Program Bakti TNI, Waaster KASAD Kunjungi Kodim Bojonegoro

Dalam seratus hari kerja Pengadilan Negeri Ngawi masih terus berbenah, termasuk salah satu usulan untuk mendapatkan WBK, tentunya tidak lama lagi pasti ada penilaian. Maka Sunoto berharap, kepada semua rekan PN Ngawi, agar menggenjot pelayanan, supaya syarat formil terpenuhi.

“Meraka akan mengecek langsung baik dari Kemenpan dan stastistik bakal mengecek langsung apakah benar pelayanan di pengadilan Ngawi sebagai mana data yang diusulkan sesuai dengan realnya,” tandasnya. (Endik/Ren)

 665 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!