UA-163642268-1

Polda Jatim Launching Terobosan Kreatif Program ETLE, Bupati Magetan Apresiasi Program Polri


ARYA-MEDIA | MAGETAN – Polda Jawa Timur luncurkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah hukum Polda Jatim. ETLE adalah sebuah kamera yang siap menjalankan tilang elektronik, sebagai salah satu program nasional Kapolri dalam penegakan hukum dan pelayanan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Program ETLE diresmikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, diikuti oleh Polda Jatim beserta Polres jajaran, salah satunya diikuti oleh Polres Magetan secara virtual, dengan dihadiri Bupati Magetan Suprawoto. Bertempat di Ruang Pesat Gatra Pilres Magetan, Selasa (23/03/2021).

Karena angka kecelakaan di Jawa Timur tercatat cukup tinggi dalam kurun waktu setahun terakhir sebanyak 21.214 kejadian dengan perhari mencapai 13 angka kematian yang diakibatkan oleh kecelakaan, maka program tersebut diluncurkan agar masyarakat Jawa Timur sadar akan keselamatan berkendaran.

Baca Juga :  Suasana Yang Berkesan, Terakhir Bersama Warga Wedusan

Dalam sambutannya, Kapolri Sigit mengatakan, ETLE merupakan salah satu program yang harus di wujudkan, dan hari ini (23/3) telah dilaunching di 12 provinsi. “Kedepan akan dikembangkan menjadi 34 provinsi. Nantinya, setiap ibu kota, kabupaten, atau kota, akan dilauching program ETLE karena menjadi perhatian dari pak presiden Jokowi,” ujarnya, Selasa (23/3).

Menurut Kapolri, program ETLE merupakan program membangun sistem dalam melakukan penegakan hukum dan pelayanan terhadap masyarakat, dengan memanfaatkan teknologi informasi. Selain itu, Polri bakal mengembangkan program-program pelayanan kepolisian dengan menggunakan teknologi. “Kedepan kita kembangkan untuk pelayanan perpanjangan SIM, pelayanan STNK dan SKCK, agar masyarakat bisa mendaftar dari rumah,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Magetan Kembali Merotasi 5 Jabatan Kepala OPD

Sementara itu, Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana juga menyampaikan, bahwa inovasi yang di launching secara umum terpusat pada aplikasi Polda Jatim. Selain itu, Polres Magetan telah mengimplementasikan beberapa aplikasi, salah satunya adalah perpanjangan SIM online.

“Karena keterbatasan anggaran, tentunya tidak semuanya bisa diterapkan. Mungkin hanya beberapa yang bisa diterapkan di Magetan, contoh perpanjangan SIM dengan nama SIMAS. Semuanya pada prinsipnya mekanismenya juga sama,” jelas Festo kepada Arya Media, Selasa (23/3).

Baca Juga :  Diduga Stres Karena Hidup Sendiri, Warga Ngawi Nekat Bunuh Diri

Di tempat yang sama, Bupati Magetan Suprawoto mengapresiasi program Polri dalam melayani masyarakat terutama untuk menjaga keselamatan berkendara. Menurutnya, program tersebut sangat bagus, dan luar negeri telah menerapkan program seperti ini, karena sangat berguna untuk masyarakat, agar masyarakat sadar dengan sendirinya untuk menjaga keselamatan berkendara.

“Untuk Magetan sendiri nantinya akan mempertimbangkan karena kebutuhan prioritas yng lebih dulu di utamakan,kalau program tersebut memiliki dampak besar dan dananya ada akan saya kembangkan di Magetan” ,” pungkasnya. (Rwy/Ren)

 765 total views,  2 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!