google-site-verification: google13bd4c39d137e058.html

Polda Jatim Musnahkan Ratusan Kilo Gram Narkoba Berbagai Jenis


ARYA-MEDIA | SURABAYA – Polda Jatim dan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Jatim, memusnahkan ratusan kilo narkoba berbagai jenis dari hasil pengungkapan kasus selama bulan Januari hingga Maret 2021, Senin (12/4/2021).

Dari ratusan kilo Narkoba tersebut, beberapa diantaranya adalah barang bukti yang didapat dari ungkap kasus di lingkungan Pondok Pesantren.

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengatakan, selama 3 dekade terdapat 1.800 kasus dengan jumlah tersangka 2.205 orang. Dengan rincian dari Ditresnakoba Polda Jatim yakni, 190 kasus, dan 223 orang tersangka. Sementara dari Polres Jajaran 1.610 kasus dan 1.982 tersangka.

“Dari 1800 yang kita ungkap itu ada 15 kasus (di Pesantren). Memang kurang dari 1 persen, tetapi harapan kami benar-benar nol, atau tidak ada,” ujar Nico Afinta, dalam Konferensi Pers, Senin (12/4).

Nico menyebut, pihaknya mendapat informasi dari pimpinan Ponpes yang mengharapkan agar Polri menindak siapa saja yang memasukkan narkoba kedalam Pesantren. “Siapapun dan di manapun past kita tindak,” tegasnya.

Barang bukti yang dimusnahkan diantaranya, Sabu 17,5 Kg, Obat keras daftar G sebanyak 86.407 butir, Minuman keras 13.704 botol. Dari barang bukti ini, barang bukti yang didapat dari lingkungan Pondok Pesantren sebanyak 9,42 gram tembakau gorila, 117,8 gram shabu, 90 butir pil berlogo DMP warna kuning, 10.000 butir Pil Logo Y warna putih dan 2.110 butir obat trex.

Kapolda Jatim berkomitmen, untuk melawan peredaran narkoba. Pun berharap, agar bisa meningkatkan sinergisitas antar elemen dalam melawan narkoba.

“Mudah-mudahanan dengan kegiatan ini, seluruh masyarakat di Jatim bersama- sama dengan kami siap menghadapi perang narkoba. Musnahkan narkoba dari Jatim,” tandas Kapolda Jatim.

Diketahui bahwa, dalam pemusnahan tersebut dihadiri oleh Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya, Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, Kaskogartap III, Kakesbangpol Provinsi Jatim, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Jatim, Kadiv Permasyarakatan Kemenkumham, Kasi P2 Juanda, Paur Satwa Lanudal Juanda, Pengawas Farmasi dan Makanan BPOM Jawa Timur dan LSM Gerakan Peduli Narkoba, Gerakan Anti Narkoba Nasional, Gerakan Nasional Anti Narkoba.

Hadir pula pemuka agama, diantaranya Ketua MUI Jatim, yang diwakili oleh sekretaris MUI. Ketua PWNU Jatim, Ketua PW Muhammadiyah Jatim, Ketua DPW Ansor Jatim, Ketua DPW LDII Jatim, Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Jatim, serya beberapa pengasuh pondok pesantren di Jawa Timur. (Redk)

 455 total views,  6 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!