UA-163642268-1

Rakernis Badan Intelijen Keamanan, Kapolri : Presisi Dimulai dari Fungsi Intelijen


ARYA-MEDIA | JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri. Kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan standar protokol kesehatan, Rabu (17/3/2021).

Rakernis Banitelkam tahun 2021, mengusung tema ‘Intelijen Keamanan Polri Siap Mewujudkan Transformasi Polri yang Presisi Guna Mendukung Peningkatan Kerja Pemeliharaan Kamtibmas Dalam Rangka Menjaga Keamanan Dalam Negeri’.

Maka dari itu, Kapolri menekankan pentingnya peran jajaran Baintelkam Polri dalam mengimplementasikan gagasan Polri Presisi atau Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan. “Dalam Presisi dimulai dari Prediktif terutama di fungsi intelijen di kemampuan yang memprediksi kegiatan yang akan datang, menganalisa dan difungsikan ke fungsi lain,” kata Sigit di hadapan peserta Rakernis Baintelkam Polri, Rabu (17/3).

Baca Juga :  Hari Ke-3 "Pameran Produk Unggulan", Ribuan Pengunjung Masih Memadati Lapangan Desa Baluk

Dengan memiliki kemampuan Prediktif di setiap kegiatan, maka hal itu akan sangat membantu untuk unit lainnya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Terkait prediksi dan kemampuan membaca situasi, Sigit pun mengutip pemikiran dari Filsif sekaligus ahli seni perang Sun Tzu. “Mengambil teori Sun Tzu di The Art of War, harus mampu mengenali kemampuan organisasi serta lingkungan strategik menjawab tantangan ke depan,” ujar Sigit.

Baca Juga :  Berkas Berjalan, Setelah 7 Staff PUPR Magetan Dinyatakan Positif Covid-19

Mantan Kabareskrim Polri itu juga menekankan, bahwa intelijen keamanan terkait mampu mengelola keamanan dalam negeri, tentunya harus tahu perkembangan lingkungan strategik global, regional dan nasional yang berimplikasi terhadap keamanan dalam negeri.

Seperti ketika pelaksanaan Pilkada Amerika Serikat yang berimplikasi di Timur  Tengah dah berdampak ke Indonesia. “Perang dagang Amerika dengan China mempengaruhi perekonomian dan politik di dalam negeri,” papar mantan Kapolda Banten ini, (17/3).

Baca Juga :  Dalam Mengisi Kekosongan Perangkat, Kepala Desa Randusongo Melantik 3 Perangkat Sekaligus

Selain itu, Sigit juga meminta agar pelayanan kepolisian harus berorientasi pada kemudahan masyarakat seperti penerbitan SKCK. “Hal itu harus dilakukan dengan mudah cepat dan terukur berbasis teknologi,” tutup Kapolri. (Redk)

 384 total views,  4 views today


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!